Breaking News:

Berita Kebumen

Kapolda Jateng Ungkap Kronologi Mercon Meledak hingga Tewaskan 4 Warga Kebumen

Polisi mengungkap penyebab meledaknya petasan di Desa Pabean Kecamatan Mirit yang menewaskan 4 orang. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rival al manaf
istimewa
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi konferensi pers terkait ledakan mercon di Mapolres Kebumen, Jumat (14/5/2021) (ist)   

Dari hasil pemeriksaan, bahan mercon itu rupanya dipesan secara online oleh korban dari Pati. 

Kapolda menyayangkan sebagian masyarakat yang masih bandel membuat atau menyimpan petasan.

Padahal pihaknya kerap menggelar operasi dengan sasaran petasan.  

Banyak pelaku, pembuat atau penjual yang ditangkap hingga dikurung penjara. 

Polres Kebumem sendiri telah melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) dan menyita hampir 4 kuintal bahan mercon. 

Seluruh jajaran Polda Jateng telah menyita 72.000 pcs petasan.

Sebagian di antaranya telah dimusnahkan.

Selain itu, 46 kilogram bahan mercon juga turut disita untuk barang bukti sebelum dimusnahkan. 

Banyaknya barang bukti yang disita dan dimusnahkan ini menunjukkan masyarakat belum memiliki kesadaran akan bahaya petasan yang bisa mengancam jiwa. 

Baca juga: Lebaran Warga Pekalongan Nyeker Bersilaturahmi ke Rumah Tetangga

Baca juga: 144 Warga Rutan Solo Dapat Remisi Lebaran

Baca juga: Update Virus Corona Jawa Tengah Jumat 14 Mei 2021

Padahal, sanksi pidana untuk pembuat atau pemilik mercon cukup berat hingga 20 tahun penjara sebagaimana diatur UU Darurat No.12 Tahun 1951. 

Kapolda Jateng mengimbau seluruh warga Jawa Tengah untuk tidak main-main dengan petasan mengingat risikonya yang bisa mengancam keselamatan jiwa. 

"Ini benar-benar bisa jadi pembelajaran. Harus diwaspadai. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan mercon, " katanya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved