Breaking News:

Berita Karanganyar

Asyik, Wisatawan Sudah Boleh Melintas di Jalur Perbatasan Jateng-Jatim

Masyarakat yang hendak melakukan wisata sudah diperbolehkan melintas di jalur perbatasan Kabupaten Karanganyar Jateng- Kabupaten Magetan Jatim.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Petugas memeriksa kendaraan yang melintas di jalur perbatasan Jateng-Jatim terpatnya di Cemoro Kandang Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Masyarakat yang hendak melakukan aktivitas wisata sudah diperbolehkan melintas di jalur perbatasan Kabupaten Karanganyar Jateng- Kabupaten Magetan Jatim.

Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Candi pada Senin (17/5/2021) kemarin, Polres Karanganyar menerapkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei 2021.

Kapos Penyekatan Cemoro Kandang, Ipda Teguh Sarwono menyampaikan, wisatawan dari arah Magetan Jawa Timur diperbolehkan melintas di wilayah Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah.

Petugas tidak memberlakukan skema putar balik apabila ada kendaraan asal luar provinsi yang melintas di jalur perbatasan Jateng-Jatim selama diberlakukannya KRYD.

"Wisatawan sudah bisa melintas. Petugas tetap melakukan pemeriksaan, menyampaikan prokes, membagikan masker dan rapid swab antigen secara acak," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Kecelakaan Pandanaran Semarang Berakhir Damai Pas Momen Lebaran

Baca juga: BUTUH BANTUAN! Luka Bakar Air Panas Dek Farhan Sudah 1 Tahun Belum Sembuh

Baca juga: Polisi di Blora Imbau Pengelola Perahu di Sumber Pitu Bengawan Solo Perhatikan Aspek Keamanan 

Baca juga: Ganjar Pranowo Sampaikan Dukacita ke Wimar Witoelar: Jenengan Orang Baik

Dia menuturkan, memang sebelumnya kendaraan dari Jatim yang hendak wisata ke Karanganyar terpaksa diputar balik selama libur lebaran. Baik itu dari arah Karanganyar ke Magetan atau sebaliknya. Akan tetapi selama pemberlakuan KRYD ini wisatawan sudah boleh melintas di jalur perbatasan Karanganyar-Magetan.

Tercatat petugas pos Penyekatan Cemoro Kandang Tawangmangu telah melakukan pemeriksaan rapid swab antigen terhadap 53 pengguna jalan asal Jatim.

"Hasilnya negatif. Itu (kendaraan) dari Jatim, Magetan Plaosan. Ada yang ke Solo. Mayoritas wisata ke Karanganyar," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabag Ops Polres Karanganyar, Kompol Budiarto mengatakan, sesuai arahan dari pimpinan setelah selesainya Operasi Ketupat Candi akan dilanjutkan dengan KRYD. Kegiatan tersebut berlangsung mulai kemarin malam hingga Senin (24/5/2021). 

"Ada beberapa pola yang kami rubah. Tidak sama dengan Operasi Ketupat Candi. Beberapa pos kami kurangi dengan pertimbangan kerawanan dan kemacetan," ungkapnya.

Semula dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2021, ada delapan pos disiapkan terdiri dari empat pos pengamanan di exit tol, dua pos pelayanan di Karangpandan dan Tawangmangu, 1 pos terpadu di Alun-alun dan satu pos penyekatan perbatasan provinsi Jateng-Jatim di Cemoro Kandang Tawangmangu.

Dengan diberlakukannya KRYD, ada tiga pos yang masih beroperasi seperti Pos Pengamanan di Klodran, Pos Terpadu di Alun-alun dan Pos Penyekatan Cemoro Kandang. 

Baca juga: Detik-detik Pikap L300 Hadang Bus Rosalia Indah Ngeblong, Keduanya Tak Mau Ngalah

Baca juga: Inilah Warung Apung Kedung Ombo, Sajikan Sensasi Berbeda untuk Wisatawan

Baca juga: Chord Kunci Gitar Menepi Guyon Waton

"Pos Ngasem, Kebakkramat dan Gondangrejo ditiadakan karena arus mudik kecil, kemacetan serta kerawanan tidak ada. Pos Tawangmangu dan Karangpandan dihilangkan karena dekat polsek, pengawasan mudah. Kalau semula pelarangan mudik, sekarang menyekat orang mau balik (arus balik). Sekat itu bukan berarti diputar balik. Kita periksa kesehatannya," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved