Breaking News:

Berita Semarang

DPRD Jateng Minta Review SOP Keselamatan Tempat Wisata, Jika Melanggar Langsung Tutup

DPRD Jateng memberi perhatian terhadap tragedi perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali hingga menewaskan 9 penumpangnya.

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Dok Basarnas
Warung apung di tengah-tengah Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Jateng memberi perhatian terhadap tragedi perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali hingga menewaskan 9 penumpangnya.

Sekretaris Komisi B DPRD Jateng M Ngainirrichardl mendesak pada pemerintah daerah untuk melakukan review bagi seluruh obyek wisata di Jawa Tengah berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pengunjung.

"Kami cangat prihatin dengan kejadian Kedung Ombo. Selanjutnya, harus ada evaluasi bagi tempat wisata di Jateng. Harus dicek seluruh peralatan, operator, pengelolaan, dan pengawasannya," ungkap Richardl, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Bocah 13 Tahun Tersangka Insiden di Kedung Ombo Setahun Jadi Nahkoda, Dibayar 100 Ribu Per Bulan

Baca juga: Penyebab Tragedi Kedung Ombo Bukan Selfie, Polisi: Penumpang Berdiri karena Air Masuk Perahu

Baca juga: Sudah Jadi Tersangka Tragedi Kedung Ombo, Nakhoda & Pemilik Warung Apung Tak Ditahan

Ia menegaskan, jika hasil review ternyata ditemukan tidak memenuhi SOP keselamatan pengunjung maka sebaiknya ditutup sementara.

"Kalau tidak dipenuhi ke depan jangan dijalankan, harus memenuhi semuanya dahulu. Ini penting jangan sampai abai, karena menyangkut nyawa manusia. Tragedi kemarin pelajaran bagi kita semua," ujarnya.

Politikus PPP ini menambahkan, khusus untuk tempat wisata yang dikelola oleh swasta, harus diperketat lagi pengelolaannya terutama protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19.

"Untuk swasta, ini yang mengawasi siapa? Makanya, aparat harus terjun ke lapangan, pertanyaannya jumlahnya memenuhi atau tidak, kalau tidak ya susah," tandasnya.

Bakal Ditutup

Sementara itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah meminta pada pengelola destinasi wisata yang beroperasi di Jawa Tengah melakukan pengetatan pemberlakuan SOP.

Apabila pengetatan SOP tersebut tidak dipenuhi, maka destinasi wisata bakal ditutup.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved