Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Temanggung

Pak Ketua RT Kaget Malam-malam Diminta Ikut Rapat, Ternyata Aisyah Bocah Temanggung Tewas Dibunuh

Mustakim menjelaskan, awal mula terungkapnya Aisyah (7) yang meninggal sejak 4 bulan lalu diketahui sejak, Sabtu (15/5/2021) malam.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
facebook
Siapa Aisyah Jadi trending Twitter Hari Ini? Selamat Jalan, Dik 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Ketua RT 2 RW 3 Dusun Paponan Desa Bejen Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung

Saat itu, Mustakim menceritakan, keluarga nenek korban bersilaturahmi kepada keluarga kakek korban yang berada di Desa Congkrang dalam suasana Lebaran. 

Namun, Aisyah tetap tidak dijumpai di Congkrang, sementara orangtua Aisyah menyebut anaknya dititipkan di rumah kakeknya.

Baca juga: Inilah Sosok Aisyah Temanggung Dibunuh di Mata Tetangga, Bertolak Belakang dengan Kata Si Dukun

Baca juga: Polisi Gercep Tangkap Komplotan Begal Epi Sopir Taksi Online yang Kebal Meski Ditembak 10 Kali

Baca juga: Heboh Video Syur 59 Detik Skandal Bu Kadus di Rowosari Kendal: Masih Terlihat Masuk Kerja

Baca juga: Diduga Jadi Sumber Kebocoran Data279 Juta Penduduk Indonesia, BPJS Kesehatan Lakukan Penyelidikan

"Kemudian keluarga dari Congkrang datang ke Bejen cari tahu keberadaan Ais (Aisyah).

Orangtuanya tetap tidak mengatakan.

Malamnya, ayah korban panggil kakek korban datang ke rumah.

Dilihatkan kamar yang di dalamnya sudah ada jasad di atas tempat tidur, di situ ada dukunnya juga.

Katanya sih si dukun bilang, Ais akan segera kembali hidup," terang Mustakim.

Dia melanjutkan, sang kakek bersedia menunggu janji sang dukun hingga Minggu, (16/5/2021).

Namun, sang kakek tak kunjung mendapatkan kabar lebih lanjut.

Katanya, kakek korban pun curiga ada suatu hal yang disembunyikan tentang keberadaan cucunya.

Sang kakek pun melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Congkrang diteruskan kepada Kepala Desa Bejen.

"Saya waktu itu malam Senin kaget ditelepon Kadus ikut rapat bareng perangkat desa.

Kemudian disepakati datang bareng-bareng ke rumah Marsidi, semuanya kaget langsung melapor ke Polsek Bejen, terus ditangani kepolisian," katanya. 

Terpisah, Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Setyo Hermawan mengungkapkan, inisiatif melakukan ruwatan disuruh oleh sang dukun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved