Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita India

Korban Covid-19 Belum Tertangani, Kini India Diserang Jamur Hitam di Mata

Ribuan pasien covid-19 di India menjalani operasi pengangkatan mata di tengah wabah 'jamur hitam' yang melanda negara

SAM PANTHAKY / AFP
Seorang dokter memeriksa pasien yang terinfeksi jamur hitam di sebuah rumah sakit sipil di Ahmedabad, India, pekan lalu. Jamur hitam atau yang secara ilmiah dikenal sebagai Mucormycosis, merupakan infeksi yang mematikan, dan menyebabkan sekitar 60 persen dari 7.000 pasien harus mengangkat satu atau bahkan kedua matanya. 

TRIBUNJATENG.COM, NEW DELHI -- Ribuan pasien covid-19 di India menjalani operasi pengangkatan mata di tengah wabah 'jamur hitam' yang melanda negara itu bersamaan dengan pandemi.

Dilansir Mirror, wabah jamur hitam telah membanjiri beberapa rumah sakit dan menyebabkan kepanikan.

Dilaporkan, sekitar 60 persen dari 7.000 pasien infeksi jamur hitam harus mengangkat satu atau bahkan kedua matanya.

Kondisi langka dan mematikan dari infeksi mukormikosis, yang juga dikenal sebagai jamur hitam, disebabkan oleh jamur alami yang dikenal sebagai mukromiset.

Mukromiset dapat membunuh orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Gejala mukormikosis berupa hidung menghitam atau berubah warna, penglihatan kabur, nyeri dada, kesulitan bernapas, dan batuk darah.

Dokter percaya wabah itu disebabkan oleh steroid yang digunakan untuk mengobati covid-19 yang parah. Steroid disebut dapat mengurangi kekebalan tubuh dan menaikkan kadar gula.

Wabah jamur hitam telah memberi tekanan lebih lanjut pada rumah sakit yang berjuang untuk mengatasi jumlah infeksi covid-19 harian yang terus melonjak di India.

Negara bagian barat Gujarat membuat bangsal khusus infeksi jamur hitam karena memiliki begitu banyak kasus. Negara bagian Rajasthan di barat laut juga telah menyatakan mukormikosis sebagai epidemi.

Sebelum pandemi, dokter biasanya menangani tiga hingga empat kasus mukormikosis dalam setahun.

Sekarang, mereka menangani hingga enam pasien setiap hari. Bahkan seorang pasien di usia 20-an harus kehilangan kedua matanya.

India juga bergulat dengan kekurangan obat amfoterisin B, yang digunakan untuk mengobati penyakit jamur langka.

"Satu pasien membutuhkan 60 hingga 100 suntikan (amfoterisin B) tergantung pada tingkat keparahan penyakit. Dengan beban kasus saat ini, kami membutuhkan lebih dari 150.000 suntikan," ujar Menteri Kesehatan Rajesh Tope, di negara bagian barat Maharashtra.

Negara bagian selatan Kerala dan Karnataka telah memperpanjang lockdown covid untuk mencoba mencegah penyebaran penyakit jamur.

"Dalam pertempuran kita ini, tantangan baru lain dari jamur hitam juga muncul hari ini. Sebagian besar dari 7.000 orang telah terjangkit mukormikosis selama atau setelah perjuangan mereka melawan virus corona," ucap Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Twitter.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved