Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Menteri Pertahanan Prabowo Minta Anggaran Beli Senjata Rp 1,7 Kuadriliun, Berapa Jumlah Nol-nya?

Anggaran peremajaan alutsista senilai Rp 1,7 kuadriliun dinilai banyak kalangan terlalu besar dan fantastis.

Editor: rival al manaf
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kanan) bersama Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono (kiri) mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020). Rapat kerja tersebut membahas pengembangan kekuatan TNI, kapabilitas Bakamla, serta penguatan diplomasi di wilayah perairan Natuna. FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari/ama. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Anggaran peremajaan alutsista senilai Rp 1,7 kuadriliun dinilai banyak kalangan terlalu besar dan fantastis.

Bahkan penyebutan kuadriliun masih asing di telinga masyarakat.

Seberapa banyakkah Rp 1,7 kuadriliun itu? Berapa jumlah nolnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dipimpin Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tengah menyiapkan proposal dana APBN untuk pemenuhan alat pendukung pertahanan Indonesia.

Baca juga: DPR Akan Panggil Prabowo Untuk Klarifikasi Anggaran Beli Alutsista hingga Rp 1.785 Triliun

Baca juga: Gerindra Temui PDIP Jateng di Tengah Isu Prabowo-Puan di Pilpres 2024, Benar akan Ada Koalisi?

Baca juga: PDIP Sambut Positif Ajakan Gerindra Berkoalisi, Kode Usung Prabowo-Puan di Pilpres 2024?

Baca juga: Kemungkinan Duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024 Mendatang, Pengamat: Ibarat 2 Sejoli CLBK

Hal itu tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).

Dalam Pasal 2 ayat (1) disebutkan menteri menyusun perencanaan kebutuhan (Renbut) Alpalhankam Kemhan dan TNI untuk 5 (lima) Renstra Tahun 2020-2044 yang pelaksanaannya akan dimulai pada Renstra 2020-2024 dan membutuhkan Renstra Jamak dalam pembiayaan dan pengadaannya.

Dalam Pasal 3 ayat 1 disebutkan bahwa Renbut Alpalhankam Kemhan/TNI seperti yang diatur dalam Pasal 2 ayat 1 sejumlah 124.995.000.000 dolar AS.

Dana untuk pemenuhan peremajaan alutsista negara itu setara dengan Rp 1,7 kuadriliun.

Kuadriliun sendiri merupakan istilah jumlah nominal nol untuk memudahkan penyebutan.

Jumlah kuadriliun adalah nominal yang sangat fantastis.

Sehingga perlu istilah untuk memudahkan mengucapkannya, terutama dalam perhitungan mata uang dunia seperti dollar AS atau Euro.

Dikutip dari laman kamus internasional Merriam Webester, Selasa (1/6/2021), 1 kuadriliun setara dengan angka 1 diikuti dengan angka 0 berjumlah 15.

Dengan kata lain, 1 kuardriliun adalah 1.000.000.000.000.000 alias 1.000 triliun.

Sehingga angka Rp 1,7 kuadriliun berarti sama dengan Rp 1.700 triliun.

Namun yang jadi catatan, beberapa negara menerapkan standar berbeda terkait jumlah bilangan nol dalam kuadriliun, Inggris contohnya.

Di sistem numerasi Inggris, kuadriliun berarti jumlah nol adalah 24, yang artinya setara dengan septilium di Amerika Serikat.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Pertahanan meminta dana sebesar 124.995.000.000 dollar AS atau setara Rp 1,7 kuadriliun.

Namun, nominal tersebut telah dibantah oleh Direktur Jenderal Strategis Kemenhan Rodon Pedrason.

"Jumlah anggaran untuk alutsista itu rahasia negara, tetapi angka yang disebutkan Rp 1,750 kuadriliun itu bukan itu," kata Rodon, dikutip dari Kompas.com

Berdasarkan Pasal 6 Ayat (1) Rancangan Perpres tersebut menyebutkan bahwa pemenuhan rencana kebutuhan pengadaan Alpalhankam bisa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui utang asing.

"Pendanaan untuk membiayai pengadaan Alpalhankam Kemhan dan TNI dalam Renbut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Ayat (1) dibebankan pada anggaran dan pendapatan negara melalui anggaran pinjaman luar negeri," demikian bunyi Pasal 6 Ayat (1) dalam Rancangan Perpres tersebut.

Baca juga: Kisah Pedagang Durian yang ATM nya Dipinjam Sekretaris Edhy Prabowo untuk Transfer ke Sejumlah Pihak

Baca juga: Perbandingan Elektabilitas Ganjar, Prabowo, dan Anies Baswedan Dalam Survey Terbaru Capres 2024

Baca juga: Guru Spritual Prabowo Jadi Pengurus Partai Ummat

Sementara itu dikutip dari Antara, Rincian dari anggaran tersebut dijelaskan dalam Pasal 3 ayat 2 yaitu:

a. Untuk akuisisi Alpalhankam sebesar 79.099.625.314 dolar AS

b. Untuk pembayaran bunga tetap selama lima Renstra sebesar 13.390.000.000 dolar AS

c. Untuk dana kontijensi serta pemeliharaan dan perawatan Alpalhankam sebesar 32.505.274.686 dolar AS.

Pasal 3 ayat 3 dijelaskan bahwa dari kebutuhan anggaran senilai 124.995.000.000 dolar AS, telah teralokasi sejumlah 20.747.882.720 dolar AS pada Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah Khusus Tahun 2020-2024.

Pasal 3 ayat 4 dijelaskan selisih dari Renbut sejumlah 104.247.117.280 dolar AS yang akan dipenuhi pada Renstra Tahun 2020-2024. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo Minta Angaran Pertahanan Rp 1,7 Kuadriliun, Berapa Triliun?"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved