Breaking News:

Berita Wonogiri

Tetangga Curiga Pria Gadun Ajak Bocah Perempuan Kelas 6 SD, ternyata Habis Diajak Ngamar di Hotel

Warga Kecamatan Purwantoro berinisial T (44) tega menyetubuhi anak berinisial CDA (12) yang masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Polisi menggelar konferensi pers kasus persetubuhan anak di bawah umur di Mapolres Wonogiri, Kamis (3/6/2021). 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Warga Kecamatan Purwantoro berinisial T (44) tega menyetubuhi anak berinisial CDA (12) yang masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Kapolres Wonogiri, AKBP Christian Tobing menyampaikan, kejadian itu dilakukan dalam kurun waktu Februari - Mei 2021 di salah satu hotel yang berada di Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri. 

Dia menceritakan, kasus ini terungkap dari kecurigaan pihak keluarga yang mendapatkan laporan dari tetangga bahwa melihat korban diturunkan pelaku di jalan atau tidak sampai rumah. 

Pihak keluarga sempat menanyakan kepada korban akan tetapi korban tidak mau mengaku.

Selanjutnya, pihak keluarga mencoba mencari tahu informasi tentang keberadaan pelaku.

Hingga akhirnya pihak keluarga mendapatkan informasi, pelaku berada di daerah Bulukerto. 

Baca juga: Kabar Gembira Pelaku Industri Kecil Menengah Kendal Dapat Sertifikasi TKDN Gratis

Baca juga: Bupati Kudus Tambah Polisi Relawan Pengubur Jenazah Pasien Covid-19

Baca juga: Orang-orang Nonton Spiderman Bredel Reklame Ilegal di Kota Semarang

Baca juga: 2 Nyawa Melayang di Semarang Akibat Kecelakaan Tunggal Hari Ini, 1 Korban Youtuber Prank dan Horor

"Keluarga menuju ke Bulukerto dan bertemu dengan pelaku. Kemudian bertanya mengenai korban yang pernah dibawa dan diantarkan pulang oleh pelaku tanpa izin. Namun pelaku hanya diam saja," katanya dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (3/6/2021). 

Selanjutnya karena pelaku tidak mau mengaku kemudian oleh pihak keluarga, pelaku dibawa ke Kantor Polsek Puhpelem dengan maksud agar pelaku bisa diinterogasi oleh Pihak Kepolisian.

Pelaku akhirnya mengakui pernah membawa pergi korban tanpa izin dan melakukan persetubuhan di salah satu hotel. 

Dari hasil pemeriksaan, sebelum melakukan persetubuhan, korban sering dibelikan barang dan uang oleh pelaku.

Selain itu pelaku juga menjanjikan akan merawat korban. 

Atas perbuatannya, T dikenakan Pasal 81 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 perubahan kedua atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Baca juga: Bocah Baru Lulus SMA Bikin Ulah Konvoi di Jalanan Solo: Sungkem Orangtua di Kantor Polisi

Baca juga: Setahun Konsumsi Sabu, Setelah Dipecat Dari Kerjaan DUL Beralih Jadi Kurir 

Baca juga: Viral Detik-detik Pemotor Lolos dari Maut Seusai Senggolan dengan Truk

Baca juga: Langsung Dibubarkan, Masa Pandemi Nekat Gelar Acara Wisuda Sekolah di Hotel, Ada Peserta 700 Orang

Pelaku terancam kurungan penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved