Breaking News:

Berita Nasional

Delta Lebih Berbahaya, Disebut Varian Pemicu Gelombang Pandemi Seluruh Dunia

Varian virus corona (Covid-19) B.1.617.2 atau disebut juga sebagai 'Delta' yang awalnya ditemukan di India pada Desember 2020, kini telah menjadi sala

NIAIDRML
Ilustrasi - Varian terbaru virus corona, lebih baru dari varian yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan, ditemukan di Jepang 2 Januari 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, LONDON - Varian virus corona (Covid-19) B.1.617.2 atau disebut juga sebagai 'Delta' yang awalnya ditemukan di India pada Desember 2020, kini telah menjadi salah satu jenis virus yang paling mengkhawatirkan secara global.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa varian tersebut mungkin menjadi varian paling menular dan telah memicu terjadinya gelombang pandemi di seluruh dunia.

Perlu diketahui, B.1.617.2 setidaknya telah menyebar ke 62 negara, termasuk Amerika Serikat (AS).

Bahkan varian ini diyakini berkontribusi pada munculnya gelombang besar kasus Covid-19 yang telah 'membanjiri' India dalam beberapa bulan terakhir.

Selain itu, tampaknya varian ini juga telah menjadi strain dominan yang menginfeksi orang yang tidak divaksinasi di Inggris.

Dibandingkan strain lainnya, varian ini lebih mungkin menginfeksi orang yang hanya mendapatkan satu kali tahapan vaksinasi.

Lalu apa perbedaan B.1.617.2 dengan varian lainnya dan mengapa bisa lebih berbahaya?

Dikutip dari laman New York Magazine, Rabu (9/6/2021), varian B.1.617.2 atau Delta memiliki beberapa mutasi yang tampaknya memberikan 'keunggulan tertentu' dibandingkan strain lainnya.

Keunggulan nyata yang harus menjadi perhatian adalah bahwa mutasinya dapat membuat strain lebih mudah menular, ini juga akan menjadikannya sebagai varian yang paling berbahaya.

Sebuah studi menunjukkan bahwa B.1.617.2 kemungkinan memiliki risiko menular lebih besar yakni mencapai 50 persen jika dibandingkan varian B.1.1.7 (Inggris/Alpha).

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved