Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Seperti Apa Acara-Acara Televisi di Korea Utara? Seorang Pembelot Mengungkapkannya

Kim Geum-hyok, seorang pembelot Korea Utara, membeberkan berbagai acara televisi yang ditampilkan di media elektronik negara komunis tersebut.

Tribunnews.com/Istimewa
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un, tampil di televisi, sedang memeluk anak-anak. (BBC) 

TRIBUNJATENG.COM - Kim Geum-hyok, seorang pembelot Korea Utara, membeberkan berbagai acara televisi yang ditampilkan di media elektronik negara komunis tersebut.

Saat masih menjadi warga Korea Utara, Kim mengaku dirinya sebenarnya tidak ingin menyaksikan televisi pemerintah, KCTV, 

Dia membiarkan televisi berdebu karena dia enggan untuk menyaksikan program acara yang ditayangkan pemerintah, demikian disampaikannya kepada BBC.

Baca juga: Waspada BMKG: Kota Ini Akan Terdampak Pertama Kali Tsunami & Gempa Besar Pulau Jawa Dalam 20 Menit

Baca juga: 4 FAKTA RUDAKAPSA MAHASISWI : Panjat Tembok, Masuk Kamar Kost Lewat Jendela hingga Pelaku Ditembak

Baca juga: Kisah Pak Yadi Terlanjur Terima Order Ojek Tengah Malam, Ternyata yang Order Begal, Begini Akhirnya

Baca juga: 4 Mahasiswa Pendemo Omnibuslaw di Semarang Dihukum, Kuasa Hukum: Fakta Mereka Disiksa Tak Disinggung

Pembelot Korea Utara menceritakan acara yang ditampilkan di televisi Korea Utara. (BBC)
Pembelot Korea Utara menceritakan acara yang ditampilkan di televisi Korea Utara. (BBC) (Tribunnews.com/Istimewa)

Kim juga menyebut, tidak ada akses resmi untuk menyaksikan berita dari luar negeri.

Sehingga, warga Korea Utara tidak dapat mengetahui informasi-informasi luar negeri yang sedang terjadi di dunia.

"Hanya ada cara ilegal," kata Kim.

Kim pun mengaku mengingat semua lagu-lagu Korea Utara.

Ia mengenang para pengungsi Korea Utara ketika berkumpul bersama.

"Satu orang mulai menyanyikan lagu-lagu Korea Utara, dan semua orang pun mengikutinya," tuturnya.

Kim juga menyebut, budaya Korea Utara lekat dengan budaya Rusia.

"Mereka tidak suka menampilkan lagu modern Rusia dan video-video musik yang modern kepada kami."

"Mereka hanya mengizinkan kami untuk menonton musik perang dahulu kala," ujarnya.

Bahkan, menurut Kim, warga Korea Utara tidak bisa menyaksikan televisi China secara gratis.

Warga hanya bisa menyaksikan film tentang revolusi China dan Partai Komunis China.

Potret Pemimpin di Televisi

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved