Breaking News:

Berita Nasional

Rizieq Ungkap Kesepakatannya dengan Tito Karnavian, Wiranto, Hingga Budi Gunawan saat Berada di Arab

Rizieq Shihab mengungkap kesepakatannya dengan beberapa pejabat tinggi Indonesia di Arab Saudi.

Editor: rival al manaf
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Muhamad Rizieq Shihab (MRS) atau Habib Rizieq dituntut 10 bulan penjara terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan yang menimbulkan kerumunan di Megamendung, Bogor. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rizieq Shihab mengungkap kesepakatannya dengan beberapa pejabat tinggi Indonesia di Arab Saudi.

Kesepakatan itu ia ungkapkan  saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan terkait kasus tes usap RS Ummi Bogor itu dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Ketika berada di Arab ia menyebut mempunyai beberapa agenda pertemuan dengan Wiranto, Budi Gunawan, hingga Tito Karnavian.

Rizieq mengeklaim, tahun pertama dia di Arab Saudi sebelum dirinya dicekal, ia selalu membuka diri dan mengajak Pemerintah Indonesia berdialog dan menyelesaikan konflik dengan dirinya demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: Selesai PAT, Disdikbud Batang Imbau Sekolah Kembali Berlakukan Belajar dari Rumah

Baca juga: Pemkab Kudus akan Evaluasi SOP Pemberangkatan Warga Positif ke Asrama Haji Donohudan

Baca juga: Raih Juara 1 Kearsipan Nasional, Kebumen Ungguli Yogyakarta dan Surabaya

Baca juga: ML Gadis 13 Tahun Disiksa di Luar Batas Kemanusiaan Sebelum Dikubur Hidup-hidup, Penyebab Terungkap

"Pada akhir Mei 2017, saat saya berada di Kota Tarim, Yaman, saya ditelepon Menko Polhukam Jenderal TNI (Pur) Wiranto dan beliau mengajak saya dan kawan-kawan untuk membangun kesepakatan agar tetap membuka pintu dialog dan rekonsiliasi," kata Rizieq dalam persidangan hari ini.

Pihaknya menyambut baik imbauan Wiranto.

"Lalu sekitar awal Juni 2017, saya bertemu dan berdialog langsung dengan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal Polisi (Pur) Budi Gunawan bersama timnya di salah satu hotel berbintang lima di Kota Jeddah, Arab Saudi," lanjut Rizieq.

Hasil pertemuan itu, kata dia, sangat bagus. Kedua belah pihak membuat kesepakatan tertulis.

"Yang ditandatangani oleh saya dan Komandan Operasional BIN Mayjen TNI (Pur) Agus Soeharto di hadapan Kepala BIN dan timnya," kata Rizieq.

Surat tersebut kemudian dibawa ke Jakarta, diperlihatkan serta ditandatangani juga oleh Ketua Umum MUI Pusat Ma’ruf Amin yang kini menjadi Wakil Presiden RI.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved