Breaking News:

Penanganan Corona

Pembelajaran Tatap Muka di Kudus Tunggu Lepasnya Status Zona Merah Covid-19

Jika memang pada Juli 2021, awal tahun ajaran baru dimulai Kudus masih berstatus zona merah, maka pembelajaran akan berlangsung jarak jauh.

Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Eka (25) (paling kanan), warga Kabupaten Kudus. yang telah menyiapkan diri untuk menjalani isolasi mandiri di Donohudan. 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Kudus menunggu perkembangan kasus Covid-19.

Jika memang pada Juli 2021, awal tahun ajaran baru dimulai Kudus masih berstatus zona merah, maka pembelajaran akan berlangsung jarak jauh.

"Jika sampai dengan bulan Juli masih zona merah ya tentu saja masih PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh)," ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga, Harjuna Widodo, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Satu Pasien Rujukan Asal Kudus di Donohudan Akhirnya Meninggal Dunia, Sejak Awal Sudah Bergejala 

Baca juga: Alhamdulillah, Angka Konfirmasi Kasus Aktif Covid-19 di Kudus Turun, Kesembuhan Meningkat Tajam

Baca juga: Video Kodam IV/ Diponegoro dan Polda Jateng Tambah 32 Bus Evakuasi Warga Kudus

Harjuna mengatakan, pembelajaran tatap muka terbatas baru akan berlangsung jika Kabupaten Kudus keluar dari zona merah.

"Juga kalau guru dan tenaga kependidikan sudah divaksin semua," ujar Harjuna.

Tercatat, ada 47 guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kudus tang terpapar Covid-19. Sedangkan sampai saat ini program vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan masih berlangsung di Puskesmas terdekat dari sekolah.

Saat ini, katanya, sudah ada 1.530 guru dan tenaga kependidikan di tingkat SD yang divaksin. Sementara untuk tingkat SMP guru dan tenaga kependidikan yang telah divaksin yakni sebanyak 1.123 orang.

Baca juga: Aku Rak Iso Ngambung Pak, Teriak Pasien Positif Corona Kudus Ditengok Ganjar dari Kejauhan

Baca juga: 32 Bus Disiapkan untuk Bawa Warga Kudus Terpapar Covid-19 Isolasi di Asrama Haji Donohudan Boyolali

Baca juga: Kenapa Angka Kasus di Kudus Tinggi? Ini Penjelasan Dinkes

"Untuk jumlah total guru SMP 1.170 orang dan SD 3.879 orang," tandasnya.

Diketahui, sampai saat ini kasus Covid-19 di Kudus masih tinggi. Sampai pada 9 Juni 2021, tercatat ada 1946 kasus aktif. Dari jumlah kasus sebanyak itu, 437 di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit. Isolasi mandiri di rumah 1052 dan isolasi terpusat di Rusunawa, Akbid Kudus, dan Donohudan sebanyak 468 orang. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved