Berita Karanganyar
Seusai Keroki Bos, Seorang Pembantu di Karanganyar Terpapar Covid-19
Diketahui yang membantu kerokan tersebut adalah pembantu dari juragan berinisial T, saat ini T sudah meninggal dunia lantaran positif corona.
Joko mengungkapkan, para pasien tersebut sempat mengikuti pengajian yang diselenggarakan di masjid sebelum akhirnya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Sempat ada pengajian juga," ungkapnya.
Dengan temuan kasus tersebut, besaran angka Covid-19 di Desa Paulan bertambah. Mulai 2 Juni 2021 sampai 12 Juni 2021, tercatat sudah mencapai 86 kasus ditemukan. Itu termasuk klaster masjid di Paulan.
Joko mengatakan, pihaknya langsung memberlakukan lockdown di zona merah atau daerah temuan kasus Covid-19. Itu dilakukan untuk meminimalisir potensi penularan Covid-19.
“Masjidnya sudah ditutup sementara, warga sudah dikarantina di rumah masing-masing, sementara kawasan kami tangguhkan," katanya.
Selain itu, warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 kini harus menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing.
"Saat ini sudah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing," tambahnya. (*)
Berita terkait positif corona
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kasus Klaster Ngringo Karanganyar: Gegera Keroki Juragan yang Positif Corona, Pembantu Ikut Isoman