Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kecam Barat, China Gunakan Kartun Perjamuan Terakhir Pemimpin G7

China menggunakan kartun perjamuan terakhir yang menakutkan untuk mengecam para pemimpin G7.

Tayang:
Kompas.com/Istimewa
China mengecam para pemimpin G7 dengan kartun menakutkan tentang ?perjamuan terakhir? Barat, judul gambar tersebut berbunyi ?Dengan ini kita masih bisa menguasai dunia.?(BANTONGLAOATANG via DAILY MAIL) 

Para pemimpin G7, bersama para pemimpin negara tamu dari Australia, Afrika Selatan dan Korea Selatan, juga mengeluarkan pernyataan bersama G7 yang mengkritik China atas berbagai masalah.

Rezim otoriter Beijing didesak untuk lebih transparan tentang asal usul Covid-19, sambil juga mengecam Beijing atas catatan hak asasi manusianya.

Reaksi itu disambut baik PM Australia Scott Morrison yang menyatakan “dukungan yang sangat kuat untuk pendirian yang diambil Australia dengan sangat konsisten dalam membela prinsip-prinsip demokrasi liberal di kawasan kita.”

Tapi Beijing membalas pada Senin (15/6/2021) dengan mengklaim G7 “memfitnah” China.

Para pemimpin G7 pada Minggu (14/6/2021) mendesak China terkait hak asasi manusia di wilayah mayoritas Muslim Xinjiang, menyerukan Hong Kong untuk menjaga otonomi tingkat tinggi dan menggarisbawahi pentingnya perdamaian dengan Taiwan.

Semua itu adalah masalah yang sangat sensitif bagi Beijing.

 
Kedutaan China di London mengatakan sangat tidak puas dan dengan tegas menentang penyebutan Xinjiang, Hong Kong dan Taiwan. Itu dinilai menyimpangkan fakta dan mengungkapkan niat jahat beberapa negara seperti Amerika Serikat.

Konflik China-Australia secara sensasional terurai pada April tahun lalu. Tepat ketika pemerintah Morrison menyerukan penyelidikan independen tentang asal-usul Covid-19.

Seruan untuk transparansi membuat marah Beijing. Negara otoriter itu menargetkan serangkaian ekspor Australia dengan larangan dan tarif sewenang-wenang sebagai imbalan nyata.

Salah satu sektor utama yang terkena kenaikan tarif sebesar 212 persen adalah industri anggur senilai 6 miliar dollar AS (Rp 85 triliun), yang mengekspor 39 persen dari total produk “Negeri Kanguru” ke China pada 2019.

Jelai, kapas, makanan laut, daging sapi, tembaga, dan batu bara juga di antara industri lainnya yang lumpuh karena dampaknya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Sindir Barat dengan Kartun Menakutkan “Perjamuan Terakhir” Pemimpin G7 "

Baca juga: Inilah Profil & Kekayaan Muhammad Yusuf, Hakim yang Potong Vonis Jaksa Pinangki Jadi 4 Tahun

Baca juga: Bunuh Ibu lalu Makan Jasadnya, Pria Ini Dihukum 15 Tahun 5 Bulan Penjara

Baca juga: Duet Dul Jaelani dan Giring di Lagu Burung Gereja, Giring Ganesha Merasa telah Wujudkan Mimpinya

Baca juga: Piala Wali Kota Solo Resmi Ditunda, Pelatih Persib Bandung: Saya Hanya Bisa Tertawa

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved