Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Kecam Barat, China Gunakan Kartun Perjamuan Terakhir Pemimpin G7

China menggunakan kartun perjamuan terakhir yang menakutkan untuk mengecam para pemimpin G7.

Kompas.com/Istimewa
China mengecam para pemimpin G7 dengan kartun menakutkan tentang ?perjamuan terakhir? Barat, judul gambar tersebut berbunyi ?Dengan ini kita masih bisa menguasai dunia.?(BANTONGLAOATANG via DAILY MAIL) 

TRIBUNJATENG.COM, BEIJING - China menggunakan kartun perjamuan terakhir yang menakutkan untuk mengecam para pemimpin G7.

Hal itu dilakukan setelah Australia menerima dukungan dalam mendorong penyelidikan baru tentang asal usul Covid-19.

Gambar kartun berjudul “the last G7” adalah parodi lukisan Leonardo da Vinci tentang Perjamuan Terakhir Yesus Kristus sebelum disalibkan.

Baca juga: Masa Kerja Perangkat Desa Bakal Sama dengan Kepala Desa 6 Tahun? Ini Penjelasannya

Baca juga: Hasil Akhir dan Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, Inilah Negara yang Lolos

Baca juga: Drama Antonio Rudiger Gigit Paul Pogba Warnai Kemenangan Prancis Atas Jerman di Euro 2020

Baca juga: Aceh Sahkan Qanun Haji, Bisa Minta Kuota Haji Khusus Ke Arab Saudi, Minta Segera Diimplementasikan

Dalam gambar kartun tersebut AS, Inggris, Italia, Kanada, Jepang, Jerman, Perancis, India, dan Australia dilambangkan dengan “hewan nasionalnya” yang tengah berencana untuk “memerintah dunia.”

Dalam ilustrasi yang diterbitkan oleh seniman 'Bantonglaoatang' di Weibo dan kemudian diterbitkan ulang oleh corong Partai Komunis termasuk The Global Times, hewan-hewan itu duduk mengelilingi meja dengan kue berbentuk peta China.

Judul gambar tersebut berbunyi “melalui ini kita masih bisa menguasai dunia.” Para pemimpin G7 itu juga digambarkan dikelilingi oleh tumpukan uang.

Kartun Perjamuan Terakhir Pemimpin G7 itu menggambarkan AS sebagai elang botak di tengah meja.

Sementara Inggris adalah singa, Australia seekor kanguru, Perancis seekor ayam jantan, India seekor gajah, Kanada seekor berang-berang, Italia seekor serigala, Jepang seekor anjing dan Jerman elang.

Dalam kartun, kanguru (mewakili Australia) menjangkau ke seberang meja untuk meraih uang yang dicetak AS.

“Kanguru melambangkan Australia bermuka dua yang secara aktif bekerja sama dengan AS dalam menahan China, tetapi juga ingin mendapatkan uang dari China, mitra dagang terbesarnya,” kata Global Times.

Daily Mail melaporkan Kartun itu menjadi viral di media sosial China pada Minggu (13/6/2021) setelah para pemimpin dunia bertemu di Cornwall, Inggris, untuk KTT G7.

 
Sejumlah pengguna memuji artis tersebut. Para pendukung Partai Komunis pengguna media sosial di China terutama membagikan kartun itu di Weibo.

Beberapa mengejek para pemimpin G7, dengan salah satu mengatakan itu “mungkin perjamuan terakhir" mereka.

Sementara yang lain mengatakan: “Dengan posisi yang berbeda, untuk berbagai kepentingan mereka sendiri, negara dan wilayah ini tidak dapat membentuk liga nyata melawan China.”

Serangan propaganda baru datang setelah Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison memenangkan dukungan utama dari para pemimpin dunia di KTT, dengan janji multilateral untuk mengatasi distorsi ekonomi China serta tindakan keras otoriter di Hong Kong.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved