Breaking News:

Berita Semarang

Kerjasama dengan Pemkot Semarang, UIN Walisongo Sediakan Rumah Isolasi Pasien Covid-19

UIN) Walisongo Semarang dan Pemerintah Kota Semarang melakukan kerjasama mengatasi tingginya angka Bed Occupancy Rate (BOR).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Penandatanganan MoU kerja sama antara Pemkot Semarang dengan UIN Walisongo di Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, kemarin. ( 

Penulis: M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Pemerintah Kota Semarang melakukan kerjasama mengatasi tingginya angka Bed Occupancy Rate (BOR), serta menekan penyebaran Covid-19 di Kota Semarang.

Penandatanganan MoU dilakukan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dengan Rektor UIN Walisongo, Prof Imam Taufiq, di Gedung Rektorat UIN Walisongo Semarang, Selasa (22/6/2021) kemarin.

Bersama Unimus, dan Yayasan Mentari Harapan Bangsa, UIN Walisongo menyediakan tambahan rumah karantina penderita Covid-19 dan juga sentra vaksinasi bagi masyarakat Kota Semarang.

Baca juga: Kapolresta Solo Secara Simbolik Letakkan Ornamen Nisan di Makam Mojo Solo: Mari Rajut Kebhinekaan 

Baca juga: Pekerja dari Luar Kota Rentan Covid-19, Perusahaan di Kudus Diminta Buat Tempat Isolasi Terpusat

Baca juga: Uang Bulanan Aurel Hermansyah dari Atta Terbongkar, Aurel Tersipu Malu

"Selain penanganan dari sisi medis, kami yang sedang repot hari ini soal tempat tidur. Orang sakit tiba-tiba sedemikian banyak, kapasitas rumah sakit sudah kita tingkatkan tapi selalu overload," ucap Hendrar Prihadi, dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (23/6/2021).

Hendi, sapaannya, dalam penandatanganan perjanjian kerjasama mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang meminjamkan fasilitas untuk dijadikan ruang perawatan pasien Covid-19.

"Di saat yang genting seperti ini 390 tempat tidur ini adalah sebuah berkah buat warga Semarang, khususnya kami Pemerintah Kota Semarang," ujarnya.

Sebanyak 390 tempat tidur perawatan Covid-19, 200 di antaranya merupakan Ma'had UIN Walisongo Semarang, Ngaliyan.

Auditorium II kampus III UIN Walisongo juga menjadi sentra vaksinasi Kota Semarang, bagi warga yang berdomisili di wilayah barat.

Menurut Hendi, dengan penambahan tiga lokasi tersebut, melengkapi jumlah penambahan tempat tidur yang sebelumnya telah dilakukan oleh Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) sebanyak 106 kamar dengan 12 ICU. Serta penambahan 100 tempat di Balai Diklat Ketileng.

"Total ada tambahan sekitar 600 tempat tidur dalam seminggu ini," imbuh Hendi.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq, menyampaikan bahwa upaya penanganan Covid-19 yang kini tengah sedang mengalamani tren kenaikan. Perlu kolaborasi bersama, oleh karenanya UIN Walisongo Semarang turut serta membantu kerja Pemerintah agar pandemi ini cepat terselesaikan.

Baca juga: Sinopsis Drakor Nevertheless Drama Korea Terbaru Han So Hee dan Song Kang

Baca juga: Segel Swalayan Ramai Dibuka, 92 Karyawan Sudah Jalani Swab Test, 12 Positif Covid-19

"Mewakili Sivitas Akademika UIN Walisongo, saya menyambut baik kolaborasi dengan pemerintah Kota Semarang ini, upaya kerja bersama ini mudah-mudahan mendapatkan berkah dari Allah SWT," katanya.

"Saya juga titip pesan kepada tokoh yang rawuh di sini agar bisa memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat, bahwa pandemi ini belum usai, bahkan semakin berat. Sehingga perlu adanya edukasi bersama dan menyadarkan kembali tentang protokol kesehatan dalam setiap aktivitas warga Semarang," pesannya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved