Berita Kudus
Warga Jepang yang Akan Ambil BLT di Kudus Harus Vaksin Dahulu
Setiap warga Desa Jepang, Mejobo, Kudus yang tercatat sebagai penerima BLT Dana Desa (BLT-DD) harus menjalani vaksinasi. Program tersebut sekaligus me
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m nur huda
"Di samping penyaluran BLT, warga senang dapat duit dan sudah tervaksin," katanya.
Kata Adhi, sampai saat ini sebagian besar desa di Kudus sudah menyalurkan BLT-DD yang keenam. Hal tersebut sebagai satu di antara syarat bagi desa untuk kembali mencairkan dana desa tahap berikutnya.
"Kalau pengajuan pencairan dana desa tahap dua sudah 102 desa. Sisanya yang belum pengajuan karena terbentur pencairan tahap pertama sebanyak 12 desa kemudian sisanya lagi karena masih proses perubahan APBDes," ujar dia.
Bupati Kudus, HM Hartopo, memuji pelaksanaan vaksinasi sekaligus penyaluran BLT-DD yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Jepang.
"Sangat bagus, ini merupakan sebuah inovasi baru dari pemdes Jepang. Selain penyerahan BLT-DD, juga dilakukan vaksinasi serta edukasi pada masyarakat tentang pentingnya vaksin" ujarnya.
Hartopo pun memberikan apresiasi terhadap inovasi pemerintah desa sehingga membuat masyarakat antusias mengikuti vaksinasi sekaligus menerima BLT.
"Saya lihat masyarakat antusias sekali ketika menerima BLT sekaligus mendapatkan vaksinasi secara massal, sangat bagus inovasi dari pemdes, sangat apresiasi," ungkapnya.
Selain itu, Hartopo berharap jika inovasi yang dilakukan desa Jepang dapat diikuti oleh desa-desa lainya dalam penyaluran BLT DD sekaligus vaksinasi. Pihaknya juga memerintahkan Kepala Dinas terkait untuk mensosialisasikan inovasi tersebut.
"Semoga dapat diikuti semua desa. Saya perintahkan pada kepala Dinas PMD agar dapat mensosialisasikan inovasi ini untuk dicontoh desa lain dalam penyaluran blt juga harus ada rangkaian ini (vaksinasi)," terangnya.
Hartopo mengatakan vaksinasi di Kudus telah berjalan dengan target 5 sampai 6 persen dengan total 36 ribu. Oleh karena itu, pihaknya terus bekerja sama dengan stakeholder terkait dalam percepatan mobilisasi vaksinasi.
"Target kami masih banyak, kami dibantu perusahaan dalam memberikan fasilitas serta mobilisasi dalam penyelesaian target vaksinasi. Harapan kami bisa segera menyelesaikan target yang sudah ada, banyak sekali targetnya yang belum terpenuhi," terangnya.(*)
Berita terkait BLT UMKM
Berita terkait Kudus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-kudus-hm-hartopo-vaksinasi-pencairan-blt-dd-di-jepang-mejobo-kudus.jpg)