Breaking News:

Berita Semarang

Produk Oksigen 500 cc Mulai Hilang di Pasaran, Prima: Mau Bernafas Lega Sekarang Bayar Mahal

Oksigen tabung berukuran 500 cc yang dulu bisa dibeli masyarakat, kini hilang di pasaran alat kesehatan di Kota Semarang.

Penulis: budi susanto | Editor: moh anhar
ANTARA FOTO/WAHDI SEPTIAWAN
Petugas kepolisian Ditreskrimsus Polda Jambi mengecek ketersediaan dan harga obat di satu toko saat pemantauan distribusi obat dan oksigen di Jambi, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Oksigen tabung berukuran 500 cc yang dulu bisa dibeli masyarakat, kini hilang di pasaran alat kesehatan di Kota Semarang.

Kelangkaan tersebut sudah terjadi dua pekan terakhir, di saat melonjaknya jumlah pasien Covid-19 di Kota Semarang.

Hal itu membuat masyarakat yang membutuhkan oksigen tabung dengan harga terjangkau kelabakan.

Sebut saja Prima (35), warga Ngaliyan, Kota Semarang, yang kesulitan mencari oksigen berukuran 500 cc tersebut.

Baca juga: Dukung Kerja Keras Para Tenaga Kesehatan, PPNI Jateng Bantu Beri Vitamin untuk Perawat di Kota Tegal

Baca juga: Hendak Jemput Warga Terkonfirmasi Positif Covid, Bidan di Sragen Malah Diancam Pakai Parang

Baca juga: Pemkab Sragen Lakukan Vaksinasi Covid-19 Kepada Para Pedagang Pasar Bunder dan Pasar Sukowati

Selain bertanya ke tempat penjual alat kesehatan, ia juga berburu di beberapa pasar online.

Meski ia menemukan penjual oksigen berukuran 500 cc di pasar online, namun harga yang ditawarkan bisa 100 persen lebih dibanding harga biasa.

“Di pasar online bisa tembus Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu satu tabung berukuran 500 cc, padahal hanya bisa digunakan 5 sampai 6 hisapan. Mau bernafas lega saja sekarang harus bayar mahal,” ucapnya kepada Tribunjateng.com, melalui sambungan telpon, Rabu (7/7/2021).

Dilanjutkan Prima, untuk jaga-jaga di tengah pandemi biasanya ia membeli di harga Rp 50 ribu untuk satu tabung kecil berukuran 500 cc.

“Solusinya bagaimana kalau seperti ini. Dulu masker, sekarang oksigen. Masyarakat kecil yang terus jadi korban di tengah pandemi,” paparnya.

Terpisah, Pratama, satu di antara pemilik perusahaan penjual alat medis di Kota Semarang, juga menuturkan kelangkaan produk oksigen berukurun 500 cc di pasaran.

Bahkan ia sempat berkomunikasi dengan pemasok tunggal produk tersebut, di mana pemasok memberi keterangan stok produk oksigen 500 cc habis.

Baca juga: Pak Tuji Dari Disdukcapil Karanganyar Masuk Top 99 Pelayanan Publik Tahun Ini

Baca juga: Polisi Halau Ratusan Kendaraan Keluar Tol Ungaran, Cek Dokumen yang Perlu Dibawa Agar Lolos

Baca juga: Pengakuan Supriyanto yang Ancam Nakes di Sragen Pakai Parang, Cerita Kondisi Orangtua Pasca Dirawat

“Dua pekan lalu saya komunikasi, dijanjikan Senin (5/7) ada stok, tapi sampai sekarang ketersediaannya kosong,” tuturnya.

Ditambahkannya, harga dari produsen atau pemasok utama di angka Rp 38,5 ribu untuk tabung 500 cc.

“Kalau di pasaran alat kesehatan dijual di angka Rp 50 ribu karena terkena pajak. Karena langka ada yang menjual sampai Rp 90 ribu lebih, itu pun di pasaran Jatim,” tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved