Breaking News:

Berita Semarang

Spa di Semarang Tetap Buka saat PPKM Sampai Pukul 20.00, 19 Orang Terjaring Razia Lewati Batas Waktu

Spa di Semarang masih boleh buka saat PPKM Darurat diberlakukan. Meski demikian, tempat pijat itu dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00

Editor: rival al manaf
Istimewa
Ilustrasi terapis spa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Spa di Semarang masih boleh buka saat PPKM Darurat diberlakukan.

Meski demikian, tempat pijat itu dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00

Namun, meski sudah mendapat kelonggaran tetap saja ada yang melanggar.

Baca juga: Hotline Semarang : Minta Daftar Nama dan Telepon Pengisian Oksigen di Kota Semarang

Baca juga: Kejari Kota Semarang Bersinergi dengan Pemkot Gelar Vaksinasi Bagi Warga Mijen

Baca juga: Video Kebakaran Asrama Kodam IV/Diponegoro Semarang Diduga Dari Tabung Gas

Baca juga: Alasan BEM Unnes Semarang Sebut Puan Maharani Sebagai Queen of Ghosting

Sebanyak 19 orang terjaring patroli penegakan dari dua tempat Spa yang melanggar jam operasional saat PPKM darurat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/7/2021).

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana mengatakan, sesuai aturan PPKM darurat, Spa hanya diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 WIB.

Belasan orang tersebut kemudian dibawa ke Mapolrestabes Kota Semarang untuk dimintai keterangan.

"Ada pegawai, pengguna jasa, termasuk pemilik usaha," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana di kantornya, Rabu (7/7/2021).

Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan karena ada yang belum memiliki izin usaha.

"Terkait hal itu, belum memiliki izin usaha akan koordinasi dengan pemerintah. Jadi harus dilengkapi," tegas Indra Mardiana.

Dikatakan Indra Mardiana, terkait sanksi pelanggaran PPKM Darurat akan diserahkan kepada Pemkot Semarang.

Baca juga: Sinopsis The Expatriate Bioskop Trans TV Pukul 23.30 WIB Mantan Agen CIA Ungkap Konspirasi Global

Baca juga: Sinopsis Rings Bioskop Trans TV Pukul 21.30 WIB Teror Hantu Dari VCR

Baca juga: Sebulan di Rumah Saja, Sherina Munaf Terpapar Covid-19, Tak Tahu Tertular dari Mana

Baca juga: Edy Rahmayadi Bolehkan Tempat Ibadah Tetap Buka, Tak Berlakukan PPKM Darurat Tapi Mikro

"Tidak ada izin kita serahkan Pemkot. Kalau ada pidana Kalau ada pidana kita lakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Namun, polisi tak segan akan menindak jika ditemukan adanya unsur pidana.

"Kalau ada pidananya kita lakukan penindakan. Seperti mempekerjakan anak di bawah umur kenanya UU mempekerjakan anak di bawah umur," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SPA di Semarang Langgar PPKM Darurat, 19 Orang Digiring ke Kantor Polisi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved