Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Taiwan

Mahasiswa Asal Jateng Juarai Kompetisi Teknologi Digital di Taiwan

Lima mahasiswa Indonesia meraih juara pertama pada lomba National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) Glocal Digital Service

istimewa
Lima mahasiswa Indonesia meraih juara pertama pada lomba National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU) Glocal Digital Service & Innovation Competition pada 3 Juli 2021 kemarin, di Taiwan. 

FINIC sendiri diprakarsai kelima anggotanya yakni, Albert (Team Leader dan UX Designer + Engineer), Ardi dari Kota Sidoarjo, Jawa Timur (ahli AI-Enabled Network), Felix dari Kota Medan (ahli pengembangan full stack), Irfandi dari provinsi Aceh (spesialisasi dalam pengembangan bisnis dan pemasaran) dan Steven dari Sidoarjo ahli front-end developer.

Layanan Kesehatan

Nama FINIC berasal dari makhluk legenda dari cerita rakyat kuno, yakni burung Phoenix yang dikenal di seluruh dunia sebagai simbol kemakmuran dan keharmonisan.

Berbagi dalam homofon yang sama, tujuan FINIC adalah untuk mempromosikan kemakmuran dan keharmonisan di dunia, mulai dari menganjurkan inklusivitas dan menghilangkan hambatan akses dalam industri perawatan kesehatan.

"Ide awal dari aplikasi ini sendiri muncul dari pengalaman masing-masing anggota FINIC di Taiwan yang sulit dalam menemukan layanan yang baik, dapat diandalkan serta tepat," kata Albert, alumnus Unika Soegijapranata, Semarang.

Kesulitan dalam menemukan layanan kesehatan inipun juga nyata ketika mereka tidak dapat menemukan satu aplikasi kesehatan yang memudahkan orang asing yang tinggal di Taiwan

 "Dari keresahan tersebut, lahirlah ide aplikasi ini untuk mempermudah akses informasi serta layanan yang terkait dengan kebutuhan perawatan kesehatan pengguna," ujar Albert.

Menurut Albert, statistik orang asing yang menetap di Taiwan untuk berbagai keperluan seperti studi dan bekerja pun dapat mencapai 1 juta penduduk.

"Kendala Bahasa adalah faktor utama dari keresahan tersebut. Namun, keresahan inipun merambah ke masalah-masalah lain seperti sulitnya mencari klinik atau dokter yang tepat sesuai dengan gejala yang dirasakan, atau sulitnya mengkonsultasikan gejala-gejala tersebut kepada dokter atau awak medis yang dapat berakibat fatal," ujar Albert.

Sebuah aplikasi layanan satu atap bernama FINIC kemudian dikembangkan untuk mengatasi masalah ini. (Raka F Pujangga)

Baca juga: Ardi Bakrie Tidak Ditangkap Bersama Nia Ramadhani, Ardi Menyerahkan Diri Setelah Ditelepon Nia

Baca juga: Sherina Munaf Bingung Gue Gak Kemana-mana Tetap Kena Covid-19

Baca juga: PREVIEW FINAL EURO 2020: Southgate: Final Ada untuk Dimenangkan

Baca juga: Berapa Harga Sabu yang Dibeli Nia Ramadhani? Ternyata Tak Lebih dari Harga Tas Mewahnya

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved