Berita Solo
BERITA LENGKAP : Kapolri Pimpin Penyekatan di Solo
Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo pimpin penyekatan di Pos Faroka Solo, Jumat (9/7).
Ganjar mengatakan, data pusat menunjukkan data penurunan mobilitas di Jawa Tengah saat ini baru mencapai 18 persen atau setengah dari target 30 persen yang ditetapkan pemerintah pusat. Untuk itu, katanya, peningkatan pengamanan di daerah perlu dilakukan.
"Tapi rasa-rasanya kalau kita akan melakukan itu di tengah jalan kok tidak mudah ya. Pasti akan terjadi friksi-friksi," ucapnya.
Sehingga, Ganjar menginstruksikan Pj. Sekda Provinsi Jateng, Prasetyo Aribowo, untuk berkomunikasi dengan para Sekda se Jateng agar menggandeng tokoh-tokoh di level terkecil.
"Ajak yuk Kades, RT, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kegiatannya dibatasi pada lingkungan yang kecil saja di pemerintahannya. Pemerintahan mana yang paling kecil?
Ya desa. Maka kontrol di level desa itu, kalau bisa dikuncinya di situ sehingga tidak terlalu banyak yang bergerak," jelasnya.
Dikatakannya, pergerakan tetap dibolehkan, bagi mereka yang sesuai dengan ketentuan dari PPKM Darurat. Seperti pekerja di sektor critical dan esensial.
Di sisi lain, Ganjar juga telah menginstruksikan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Disnakertrans untuk mensosialisasikan kembali pada pelaku industri besar maupun perusahaan untuk mengelola dengan baik usahanya.
"Saya tadi pagi ke KIW, komunikasi dengan dirutnya, untuk menyampaikan kepada pengusaha agar bisa mengontrol di sana. Sehingga kurangi pergerakan, sekali lagi kurangi pergerakan," tegas Ganjar. (kan/nal)
Baca juga: UPDATE : Jawa-Bali Butuh Oksigen 2.620 Ton Sehari, Produksi Hanya 1.400 Ton
Baca juga: Link Baca Manga One Piece Chapter 1019, Yamato Babak Belur, Roronoa Zoro Bangkit
Baca juga: OPINI : PPKM Darurat dan Paradigma Pemidanaan
Baca juga: Biasanya Kebutuhan Tabung Oksigen Hanya 400 Ton Sehari Kini 2400 Ton, Ini Upaya Menteri Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapolri-di-solo-1.jpg)