Berita Pendidikan
Meski Ditunda, Sekolah Siap Gelar PTM, Disdikbud Jateng: Sudah Ada 169 Sekolah Negeri Ikut Uji Coba
Melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Tengah membatalkan rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang awalnya akan dimulai 12 Juli 2021.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Tengah membatalkan rencana pembelajaran tatap muka (PTM) yang awalnya akan dimulai 12 Juli 2021.
Bahkan, tingginya kasus membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk daerah di Jawa dan Bali.
Dalam poin beleid tersebut, ada satu poin yang berbunyi bahwa kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.
Padahal, sebelumnya telah diadakan simulasi PTM terbatas di beberapa sekolah di Jateng.
Seperti halnya di SMA Negeri 3 Kota Semarang.
Baca juga: Ditengok Gubernur Ganjar Pranowo, Pelajar Papua di Semarang Curhat Kesulitan Belajar Bahasa Jawa
Baca juga: Dokter Lois Owien Yakin Pernyataannya soal Covid-19 Benar, Tunjukkan Tangkapan Layar Percakapan
Baca juga: Dokter Lois Pernah Singgung Sejumlah Selebriti, Sebut Nagita Slavina Akan Jadi Janda Kembang
Baca juga: Dekorasi Janur Sepi Pesanan, Teguh Kini Andalkan Jasa Lukis Kelapa, Buat Tradisi Tujuh Bulanan Anak
SMA 3 Kota Semarang menjadi satu dari beberapa sekolah yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah selenggarakan simulasi atau uji coba PTM terbatas.
Setelah penyelenggaraan uji coba, Disdikbud mengevaluasi berbagai aturan selama uji coba sistem PTM terbatas yang digelar di sejumlah sekolah negeri.
Kepala SMA 3 Semarang, Wiharto mengatakan, pihaknya telah menjalani uji coba PTM terbatas dan lolos.
Simulasi dilalukan untuk melatih para siswa beradaptasi mengikuti pembelajaran di dalam kelas.
Untuk sekolah yang saat evaluasi belum memenuhi standar keamanan PTM terbatas pada masa pandemi ini, akan ada perbaikan.
"PTM terbatas bisa dilaksanakan bagi sekolah yang sudah pernah uji coba PTM. Bagi yang belum ya harus lolos verifikasi dulu," kata Wiharto, Selasa (13/7/2021).
Evaluasi PTM terbatas menyasar pada kepatuhan protokol kesehatan serta sejumlah hasil capaian yang diterima oleh setiap sekolahan dan para peserta didik.
Baca juga: Dul Jaelani Kawal Pemotretan Tissa Biani dan Mantan Pacar: Cowok Sekarang Banyak Modus
Baca juga: Peringati Hari Adhyaksa, Kejari Solo Bagikan Ratusan Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Pandemi
Misalnya, fakta-fakta yang terjadi di lapangan, berapa pelanggaran aturannya, capaian hasilnya seperti apa.
Selain itu, orangtua murid juga dimintai tanggapan terkait pencapaian anak didiknya saat belajar tatap muka.
Dengan bekal simulasi tersebut, kata dia, pihaknya siap melaksanakan pembelajaran tatap muka kapan pun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ptm-sekolah-1.jpg)