Berita Kendal

PMI Kendal Batalkan 5 Kali Donor Darah saat PPKM Darurat, Stok Ketersediaan Darah Terpengaruh

PMI Kendal terpaksa membatalkan 5 kali kegiatan donor darah di lingkungan masyarakat saat penyelenggaran PPKM darurat berlangsung.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Petugas memperlihatkan stok darah di PMI Kendal yang tersimpan di tempat pendingin, Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal terpaksa membatalkan 5 kali kegiatan donor darah di lingkungan masyarakat saat penyelenggaran PPKM darurat berlangsung.

Padahal, petugas biasanya bisa membawa pulang 50 kantong darah setiap kegiatan untuk menjaga stok persediaan darah di Kabupaten Kendal. 

Kini, petugas PMI tak bisa berbuat banyak, selain menunggu masyarakat Kendal yang bersedia mendonorkan darahnya di kantor PMI.

Petugas pelayanan donor darah PMI Kendal, dr Agus Suwondo mengatakan, dibatalkannya pemungutan darah di lingkungan masyarakat karena larangan mengadakan kegiatan yang mengumpulkan warga saat PPKM darurat bsrlangsung. 

Baca juga: Bupati Bikin Video Pendek ke Warga Kebumen Tak Percaya Corona, Netizen: Koe Enak Tompo Gaji

Baca juga: Peti Mati Terlanjur Dimasukkan Liang Lahat, Ternyata Jenazah Corona Masih di Rumah Sakit Klaten

Baca juga: Penerima BLT UMKM Rp1,2 Juta, Cek di eform.bri.co.id/bpum, Siapkan KTP dan Buku Tabungan

Baca juga: Alasan Polisi Tak Lakukan Penahanan Terhadap Dokter Lois Owien: Opini Soal Corona Tak Berdasar Riset

Untuk mengatasi ketersediaan stok darah, pihaknya mempersilakan setiap orang atau kelompok organisasi agar melakukan donor darah langsung di kantor PMI. 

"Dengan adanya PPKM darurat ini memang ada jadwal donor darah yang dibatalkan, kurang lebih 5 kegiatan karena tidak mendapat izin dari aparat setempat," katanya, Selasa (13/7/2021).

Staf PMI Kendal, Yeni Murniasih menambahkan, pelaksanaan donor darah di kantor PMI tetap diatur sesuai protokol kesehatan.

Terutama bagi kelompok atau organisasi yang melakukan donor darah serentak.

Pihaknya tidak ingin terjadi kerumunan di kantor PMI yang memicu penularan Covid-19 dengan cepat.

Skema penjadwalan pun akan dilakukan manakala banyak warga yang datang ke kantor PMI.

"Kemarin ada komunitas yang akhirnya donor darah ke kantor.

Tetap kita atur, sehingga tidak semuanya masuk. Pelaksanaan bergantian, semuanya tetap terlayani," ujarnya.

Baca juga: Aksi Damkar Semarang, Rela Nyemplung ke Got Jl MT Haryono untuk Ambil Handphone Warga yang Tercebur

Baca juga: Koleksi Ikan Channa Berharga Jutaan Rupiah Jadi Hobi Baru Anak Muda Kekinian Kota Semarang

Baca juga: Wildan Karanganyar Lemas Dipaksa Ikut Memakamkan Jenazah Pasien Corona, Berawal Nyinyir di Medsos

Baca juga: Alasan Edi-Peni Suami Istri Asal Banjarnegara Tinggal di Tengah Hutan Jauh dari Hiruk Pikuk

Petugas PMI pun terus berupaya memenuhi permintaan darah di rumah sakit yang ada di Kendal. Mengingat jumlah permintaan naik seiring lonjakan kasus Covid-19 dalam 2 bulan terakhir. 

Saat ini stok darah di PMI Kendal masih tersedia beberapa kantong di semua golongan.

Stok darah golongan A sebanyak 86 kantong, golongan B ada 34 kantong, golongan darah O berjumlah 43 kantong dan golongan darah AB sebanyak 23 kantong dengan total 186 kantong. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved