Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Selama PPKM, Stok Beras Bulog Pekalongan Aman, Ada 5 Ribu Ton yang Dialokasikan untuk Bansos

Bulog Sub Divisi Regional (Divre) VI Pekalongan memastikan stok beras aman selama PPKM Darurat.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Bupati Tegal Umi Azizah, saat melakukan pengecekan kualitas dan ketersediaan beras di Gudang Bulog Procot Slawi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bulog Sub Divisi Regional (Divre) VI Pekalongan memastikan stok beras aman khususnya selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali berlangsung.

Menurut Wakil Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) VI Pekalongan, Andrika F Yulianto, stok beras Bulog untuk wilayah karesidenan Pekalongan sampai saat ini sebanyak 28 ribu ton.

Sedangkan untuk pengadaan stok terbaru di tahun 2021 sebanyak 17 ribu ton.

"Dari Kemensos mengadakan bantuan sosial berupa pembagian beras dalam rangka PPKM Darurat. Khusus di Bulog kantor cabang Pekalongan kurang lebih ada 5 ribu ton beras yang disalurkan," jelas Andrika, pada Tribunjateng.com, belum lama ini. 

Baca juga: Viral Cara Unik Hadapi Pandemi, Ini yang Dilakukan Remaja Bungas Kabupaten Semarang

Baca juga: Pedagang Berkeluh Sepi, Bupati Kudus Akan Kaji Pembebasan Sewa Kios Pedagang Pasar Kliwon

Baca juga: Remaja Jaring Ikan di Pantai Pailus Jepara, Dapatnya Ubur-ubur, Tersengat hingga Meninggal Dunia

Baca juga: Pertanggungjawaban APBD 2020 Kudus Disetujui DPRD, Bupati: Agenda Pemkab Sudah Berjalan Tepat Waktu

Terkait bantuan sosial selama PPKM Darurat, lanjutnya, masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapat 10 kilogram beras kualitas medium. 

Adapun Bulog kantor cabang Pekalongan meliputi 5 Kabupaten dan 2 Kota yaitu Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kabupaten  Brebes, dan Kabupaten Batang. 

Sedangkan, dua kota yaitu Kota Pekalongan dan Kota Tegal. 

"Melihat stok beras yang kami punya di tahun 2021, pada masa PPKM ini bisa digunakan sampai tiga kali, sedangkan jika menggunakan stok lama yang 28 ribu ton beras bisa sampai lima kali pembagian," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved