Breaking News:

Ibadah Haji

IBADAH HAJI 2021 : 327 WNI Ikut Ibadah Haji 2021, Inilah Tanggapan KJRI Jeddah

Sebanyak 327 warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Arab Saudi akan ikut melakukan ibadah haji tahun 2021 ini.

AFP/HANDOUT/SPA
Umat Muslim melakukan lempar jumrah dengan penerapan protokol kesehatan di Jembatan Jamarat, dalam rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi, Jumat (31/7/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Sebanyak 327 warga negara Indonesia (WNI) yang bermukim di Arab Saudi akan ikut melakukan ibadah haji tahun 2021 ini. Rangkaian pelaksanaan ibadah akan dimulai pada Sabtu (17/7).

”Data sementara WNI yang berhaji sampai saat ini sekitar 327 orang, dan kemungkinan akan bertambah,” kata Konsul Haji Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah Endang Jumali saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat (16/7).

Endang mengatakan, proses pendataan WNI yang berhaji tahun ini masih dilakukan. ”Data kita akan terus berkembang. Mungkin baru final saat wukuf di Arafah atau menginap di Mina. Jadi masih memungkinkan untuk terus bertambah,” ucapnya.

Endang mengatakan, ratusan WNI yang beruntung bisa ikut menunaikan ibadah haji pada masa pandemi Covid-19 ini adalah mereka yang telah menetap cukup lama di Arab Saudi. "Semua yang berhaji tahun ini tidak ada dari luar Saudi," katanya.

Dari ratusan WNI itu, satu di antaranya adalah Konsul Jenderal (Konjen) RI di Jeddah, Eko Hartono. Rencananya Eko dan rombongan haji Indonesia akan masuk ke Tanah Suci pada Minggu (18/7).

"Untuk tahun ini tercatat 327 WNI yang akan haji, termasuk saya insyaallah," kata Eko saat dihubungi. "Rencana masuk Tanah Suci tanggal 18 Juli pagi, selesai 22 Juli," ujarnya.

Pada saat berhaji, para WNI tersebut harus tetap menaati peraturan di Arab Saudi terkait protokol kesehatan untuk menekan penularan Covid-19. Tak hanya itu, WNI yang akan mengikuti ibadah haji juga wajib mendapat dua dosis vaksin Corona.

"Harus sudah vaksin dua kali pada saat dinyatakan lolos. Disiplin mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan tentu harus selalu social distancing," kata dia.

Sama seperti tahun lalu, ibadah haji pada 2021 ini hanya diikuti oleh warga Arab Saudi dan ekspatriat di negara tersebut. Kebijakan ini diambil menyusul masih belum meredanya pandemi Covid-19 di dunia.

Tahun ini Arab Saudi menyediakan 60 ribu kuota jemaah haji. Adapun 327 jemaah asal Indonesia itu terdiri dari diplomat KBRI dan KJRI, pekerja migran, mahasiswa, dan unsur WNI di Saudi lainnya.

Berbeda dengan pelaksanaan haji 2020 yang dibiayai oleh pemerintah Saudi, biaya haji tahun ini ditanggung oleh jemaah. Pendaftaran haji 2021 sudah dilakukan sejak bulan lalu melalui aplikasi elektronik. 

Sampai saat ini pemerintah Kerajaan Arab Saudi masih membatasi izin masuk bagi warga asing akibat pandemi Covid-19 yang masih menyebar. Pelancong dari Indonesia juga belum mendapat izin masuk Saudi karena risiko tinggi penularan corona.(tribun network/fah/dod)

Baca juga: OPINI Panggih Priyo Subagyo : Keberhasilan Pembebasan Narapidana di Masa Pandemi

Baca juga: Hotline Semarang : Saya Usul Semua Akses Jalan Utama Disekat Saja Sekalian

Baca juga: Fokus : Maudy

Baca juga: 167 Mahasiswa Universitas Andalas Dikeluarkan, Temuan BPK Jumlah Pelajar dan Setoran ke Negara Beda

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved