Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Terungkap Alasan Dr Faheem Younus Ngetweet Saran Penanganan Covid-19 dalam Bahasa Indonesia

Dr Faheem Younus, MD dokter asal Amerika buka suara tentang alasannya ngetweet dalam bahasa Indonesia.

Tayang:
Editor: rival al manaf
Twitter
Sosok dokter Farheem Younus 

TRIBUNJATENG.COM, AMERIKA - Dr Faheem Younus, MD dokter asal Amerika buka suara tentang alasannya ngetweet dalam bahasa Indonesia.

Ilmuwan dan dokter dari University of Maryland School of Medicine Health, Amerika Serikat itu tampak rajin mengunggah Tweet berisi saran kesehatan dalam Bahasa Indonesia.

Saran-saran kesehatannya pun mendapatkan banyak respons dari warganet.

Banyak pula yang penasaran dengan alasan kenapa seorang Faheem Younus ngetweet menggunakan Bahasa Indonesia.

Baca juga: Tanggapan Polisi Soal Insiden Pria Padang Mengaku Tertusuk Pena di Posko PPKM Darurat

Baca juga: PPKM Tandingan Ala Pemuda Semarang Bermakna Pembagian Pangan Kepada Masyarakat, Begini Kebijakannya

Baca juga: Bupati Cilacap Tegaskan Kepada Warga Supaya Takbir Dan Salat Idul Adha Dirumah Saja

Baca juga: Wiwin Subiyono Anggota DPRD Kota Semarang dari Partai Demokrat Meninggal Setelah Terpapar Covid-19

Ternyata, dokter yang mengantongi Certified Physician Executive (CPE) dan penghargaan Top Doc pada 2017 dan 2018 itu punya satu alasan mulia.

Sejak pandemi Covid-19 merebak, ia terus mengikuti perkembangannya, tak hanya pandemi di AS tetapi juga di negara-negara lain.

Ternyata, ini bukan pertama kalinya Younus mengunggah tweet menggunakan bahasa asing.

Sebelumnya, ia juga pernah menunggah saran-saran kesehatan menggunakan bahasa seperti Bahasa India, Bahasa Spanyol, hingga Bahasa Urdu.

"Saat itu Twitter saya gunakan untuk membantu masyarakat India ketika sedang krisis (pandemi), saya juga mengunggah tweet dalam Bahasa Spanyol untuk orang-orang Amerika Selatan -seperti Peru, Brasil, Ekuador, Argentina, karena banyak dari mereka belum sadar seberapa parah pandemi di sana."

"Saya juga mengunggah tweet dalam Bahasa Urdu, bahasa ibu saya karena saya lahir dan besar di Pakistan," ungkap Younus dalam Simposium Covid-19 bersama Humanity First Indonesia, Sabtu (17/7/2021).

Selama enam hingga tujuh minggu terakhir, ia melihat Indonesia sepertinya akan menjadi negara berikutnya yang menghadapi krisis pandemi.

Pada awalnya, Younus masih memberi saran kesehatan menggunakan Bahasa Inggris, baru kemudian mulai beralih ke Bahasa Indonesia.

Baginya, ini adalah kesempatan untuk melayani masyarakat sebagai seorang dokter.

"Saya memang tidak mengetahui segalanya dan tidak akan menyelesaikan masalah yang ada, tapi saya ingin jadi "tentara kecil" dalam perjuangan ini dan mengingatnya di tahun-tahun yang akan datang bahwa saya sudah berusaha memainkan peran saya dalam pandemi ini. Itu saja motivasi saya," tuturnya.

Banyak warganet penasaran tentang siapa yang membantu Younus mengunggah tweet dalam Bahasa Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved