Berita Kota Tegal
Mahasiswa di Kota Tegal Ajukan Protes: Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Minta Bansos Dipercepat
Masyarakat Kota Tegal menolak rencana perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: moh anhar
"Rencana ada schedule ulang, tetapi karena sudah sangat kecewa, kami menolak," ujarnya.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, pihaknya sangat memahami tuntutan dari para mahasiswa.
Namun ia mengatakan, pertimbangan kebijakan PPKM Darurat karena telah terjadi peningkatan kasus Covid-19 sejak Januari 2021.
Baik secara nasional, provinsi, dan Kota Tegal.
Dedy Yon berharap, masyarakat untuk bersabar di masa PPKM Darurat Jawa- Bali.
Karena belum ada instruksi atau edaran terkait perpanjangan PPKM Darurat.
Baca juga: RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga Dijadikan RS Khusus Covid-19, Bupati: Akhir Juli Harus Siap
Baca juga: Sejarah Idul Adha, Kisah Nabi Ismail Dikorbankan Nabi Ibrahim Ayahnya
Ia mengatakan, mudah-mudahan poin-poin yang disampaikan para mahasiswa dapat menjadi kajian untuk pemerintah pusat, khususnya presiden dan stafnya.
"Jadi kami sampai dengan sekarang, belum menerima instruksi arau keputusan perpanjangan waktu (red, PPKM Darurat)," ungkapnya. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :