Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Sinergi Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Methampetamine Melalui Barang Kiriman

Bea Cukai Tanjung Emas bersama tim gabungan P2 Kanwil DJBC Jateng & D.I. Yogyakarta dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng

Editor: Catur waskito Edy
Istimewa
Bea Cukai Tanjung Emas kini menyempurnakan sistem barang kiriman di CFS Pelabuhan Tanjung Emas. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Bea Cukai Tanjung Emas bersama tim gabungan P2 Kanwil DJBC Jateng & D.I. Yogyakarta dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng berhasil gagalkan upaya penyelundupan 1.002,21 gram Methampetamine (sabu) melalui barang kiriman PT. JKS Logistik Indonesia.

Penggagalan penyelundupan melalui barang kiriman ini merupakan sinergi dari Bea Cukai Tanjung Emas bersama Kanwil DJBC Jateng dan D.I. Yogyakarta, Polda Jawa Tengah, Polres Pamekasan dan PT. JKS Logistik Indonesia.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin memberikan keterangan pada Konferensi Pers yang dilaksanakan di Ditres Narkoba Polda Jateng, Senin (19/07/2021).

Anton menjelaskan kronlogi kejadian penggalan menyelundupan.

Kejadian diawali pada kamis, 8 Juli 2021, saat proses pemeriksaan barang kiriman asal luar daerah pabean di Gudang Tempat Penimbunan Sementara (TPS) PT. JKS Logistik Indonesia terdapat 1 CN/AWB (Consignment Note/AirWayBill) yang mencurigakan dengan nomor BJA-4094 yang berasal dari Malaysia.

Dari hasil citra XRay memperkuat kecurigaan dan kemudian dilakukan pemeriksaan fisik atas barang tersebut.

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan satu wadah plastik hitam berisi kristal bening yang disembunyikan di dalam mesin kipas gantung, dan selanjutnya dilakukan pengujian dengan narkotest kedapatan diduga positif narkotika golongan I jenis Methampetamine (sabu).

Kemudian setelah dilakukan penimbangan atas bungkusan hitam tersebut didapati berat 1.002,21 gram.

Penggagalan penyelundupan Methampetamine (sabu) melalui barang kiriman ini diperkirakan menyelamatkan 5.011 jiwa dengan asumsi 1 gramnya di konsumsi oleh 5 orang.

Atas temuan tersebut, petugas memeriksa lebih lanjut dan dilakukan control delivery dengan tim Dit. Narkoba Polda Jawa Tengah.

Bea Cukai Tanjung Emas telah beberapa kali menggagalkan penyelundupan Narkotika dari pengawasan impor barang.

Kali ini penyelundupan dengan melalui barang kiriman dengan modus false compartment yang disembunyikan pada mesin kipas gantung.

“Salah satu tugas kami memang sebagai community protector. Memastikan barang yang masuk ke wilayah Indonesia, aman dan sesuai prosedur yang berlaku di Negara kita.

Kerjasama dari seluruh pihak, baik Bea Cukai, Polda Jateng, Badan Narkotika Nasional serta seluruh stakeholder dapat mendukung tugas kami” imbuh Anton. (adv)

Baca juga: Jajang Terlempar ke Dinding Ditendang Sapi yang Mengamuk Sebelum Dikurbankan

Baca juga: Merekam Aktifitas Kemanusiaan Relawan di Kota Semarang, Siapkan Sarapan Untuk Warga Isolasi Mandiri

Baca juga: Kasus Covid-19 di Singapura Kembali Melonjak Gara-gara Warga Langgar Prokes

Baca juga: Kenapa PPKM Darurat Diperpanjang hingga 25 Juli, Kurs Rupiah Diprediksi Bakal Menguat?

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved