Breaking News:

Berita Semarang

Volume Sampah selama PPKM di Kota Semarang Turun 100 Ton per Hari

Volume sampah selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun cukup signifikan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Pemulung memungut sampah di kawasan TPA Jatibarang Kedungpane Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin (11/5/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Volume sampah selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun cukup signifikan.

Penurunan sampah rata-rata 100 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengatakan, pada kondisi normal volume sampah di Kota Semarang mencapai 800-900 ton per hari.

Sejak Januari - Juni 2021, volume sampah rata-rata 750 ton per hari. Adapun selama PPKM, rata-rata sampah masuk TPA Jatibarang sebanyak 650 ton per hari. 

Baca juga: Omzet Anjlok selama PPKM Level 4, Pedagang di Objek Wisata Kabupaten Semarang Terima Bantuan Sembako

Baca juga: Tempat Wisata Ditutup Berkepanjangan, Pelaku Usaha Warung dan Suvenir di Kendal Kelimpungan

"Jadi penurunannya sekitar 100 ton per hari selama adanya PPKM," ucap Sapto, Minggu (1/8/2021).

Berkurangnya produksi sampah, lanjut dia, karena adanya penutupan toko, tempat wisata, dan hiburan selama PPKM. 

Ditambah, saat PPKM darurat, sejumlah restoran dan warung makan hanya diperbolehkan pesan bawa pulang atau take away. Produksi sampah pun menjadi bergeser ke rumah tangga.

Menurutnya, produksi sampah saat ini lebih banyak berasal dari lingkungan permukiman.

Dia mengimbau petugas pengangkut sampah di lingkungan masing-masing agar melakukan penjadwalan dengan pengangkut sampah kontainer.

Hal ini agar sampah dari rumah tangga tidak menumpuk terlalu lama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved