Breaking News:

Berita Batang

Tak Ingin Hilangkan Tradisi, Pemkab Batang Gelar Penjamasan Tombak Abirawa Dengan Prokes Ketat

Dalam tradisi masyarakat Jawa, penjamasan pusaka menjadi sesuatu kegiatan spiritual yang sakral dan dilakukan dalam waktu tertentu saja. 

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Dalam tradisi masyarakat Jawa, penjamasan pusaka menjadi sesuatu kegiatan spiritual yang sakral dan dilakukan dalam waktu tertentu saja. 

Lazimnya pejamasan pusaka dilakukan hanya sekali dalam setahun yakni bulan suro tepatnya pada malam satu suro.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Batang satu suro merupakan agenda rutin penjamasan pusaka tombak abirawa yang dilakukan di pendopo Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Tidak ingin menghilangkan tradisi tahunan tersebut Pemkab Batang tetap melaksanakan agenda penjamasan namun dengan protokol kesehatan dan jumlah peserta terbatas.

"Melanjutkan tradisi setiap satu suro, Pemkab melaksanakan penjamasan tombak abirawa dan pusaka warisan dari leluhur untuk melestarikan budaya asli Kabupaten Batang dan mengenang jasa para leluhur yang telah demi berdirinya Kabupaten Batang," tutur Bupati Batang Wihaji usai kegiatan penjamasan, Senin (9/8/2021) malam.

Prosesi penjamasan sedikit berbeda dari sebelumnya yang mana biasanya sebelum dilakukan penjamasan tombak abirawa beserta pusaka lainnya dikirab mengelilingi pendopo Kabupaten Batang, kali ini tidak dilakukan.

"Prosesinya memang ada sedikit berbeda, jika biasanya dikirab dulu ini tidak dan prosesi pun dilakukan dengan prokes yang ketat, hanya sebagian ASN saja dan para ahli waris," ujarnya.

Usai prosesi penjamasan, Pemkab Batang juga menyuguhkan pagelaran wayang yang dapat dinikmati masyarakat secara virtual melalui akun youtube Pemkab Batang.

"Setelah penjamasan ada pagelaran wayang dari dalang cilik Ki Huda Erlangga, dan dalang lainnya Ki Makful serta Ki Rochim bisa dilihat oleh masyarakat secara virtual di akun youtube Batangtv, semoga ini bisa menjadi hiburan kepada masyarakat,"pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved