Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Dalam 5 Hari, Taliban Rebut 8 Ibu Kota Provinsi di Afghanistan

Kelompok pemberontak tersebut telah berhasil mengontrol delapan ibu kota provinsi hanya dalam kurun waktu lima hari.

Tayang:
Kompas.com/Istimewa
Milisi Taliban terlihat berada di dalam kota Farah, ibu kota provinsi Farah, di barat daya Kabul, Afghanistan, Selasa (10/8/2021). (AP PHOTO/MOHAMMAD ASIF KHAN) 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL – Selasa (10/8/2021), Taliban menduduki dua ibu kota provinsi lagi di Afhanistan.

Secara keseluruhan, kelompok pemberontak tersebut telah berhasil mengontrol delapan ibu kota provinsi hanya dalam kurun waktu lima hari.

Kedua ibu kota provinsi yang jatuh pada Selasa masing-masing adalah kota Farah dan kota Pul-e-Khumri sebagaimana dilansir Al Jazeera.

Baca juga: PBB Desak Taliban Akhiri Serangan di Kota-kota Afghanistan: Banyak Warga Sipil Terbunuh

Kota Farah adalah ibu kota bagi provinsi Farah sedangkan kota Pul-e-Khumri merupakan ibu kota dari provinsi Baghlan.

“Sore ini, Taliban memasuki kota Farah setelah sempat bertempur dengan aparat keamanan,” kata anggota dewan provinsi Farah Shahla Abubar kepada AFP.

“Mereka telah merebut kantor gubernur dan markas polisi," sambung Abubar.

Sementara itu, menurut anggota parlemen Abdul Nasri Farahi, Taliban juga berhasil merebut penjara pusat provinsi Farah.

Kini, Farah adalah ibu kota provinsi kedua di barat daya Afghanistan yang telah direbut kelompok itu.

Pada Jumat (6/8/2021), Taliban merebut provinsi Nimruz.

Abubar mengatakan, pasukan keamanan lokal telah mundur dari kota Farah menuju pangkalan militer di luar kota.

Seorang anggota parlemen dari daerah itu dan seorang perwira tentara mengonfirmasi kepada AFP bahwa Taliban merebut Pul-e-Khumri.

 
“Setelah ada pertempuran sekitar dua jam, pasukan keamanan dilumpuhkan dan mundur,” kata Mamoor Ahmadzai, seorang anggota parlemen.

Awal pekan ini, Taliban merebut Kunduz dan Takhar.

Pendudukan tersebut memberi mereka kendali atas hampir seluruh jalan sepanjang 378 km dari Kabul ke provinsi Badakhshan.

Jalan tersebut merupakan pusat transit utama bagi kendaraan penumpang dan niaga serta angkutan barang haram, termasuk narkotika.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved