Penangkapan Teroris di Jateng
BERITA LENGKAP: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Semarang, Purwokerto, Kendal, dan Pekalongan
Densus 88 menangkap dua terduga teroris di Kota Semarang yang disinyalir merupakan anggota Jamaah Islamiah (JI).
Ketua RT 1 RW 4 Pendrikan Lor, Surahman menuturkan, warga atas nama Djoko Soewarno memang pernah menjadi warganya namun sudah tiga tahun lalu mengajukan surat pindah ke daerah Wonolopo Mijen. "Pak Djoko itu asli Gajah, Gayamsari, tapi alamat lengkapnya ga tau. Istrinya yang asli sini. Jadi habis nikah ia pindah domisili di sini meski tinggalnya berpindah-pindah dengan kontrak rumah," jelasnya.
Djoko merupakan Kepala Sub Bidang Pelayanan Personil Jamaah Islamiyah (JI) dan anggota kelompok JI.
Selain menangkap dua terduga teroris di Kota Semarang, Densus juga menggeledah seorang warga terduga teroris di Gang 4, RT 2 RW 7, Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat, Jumat (13/8) sekira pukul 10.00 WIB.
Tim Densus menggeledah rumah yang diduga ditinggali oleh Y beserta istri dan kedua anaknya.
Tetangga terduga teroris, Tomi mengatakan, polisi datang sekira pukul 10.00 WIB. "Ada polisi datang saya disuruh masuk. Tidak tahu polisi melakukan apa di dalam rumah," ujarnya.
Sementara itu, warga lain, Eni (65) yang juga tetangga terduga teroris Y berprofesi sebagai tukang kunci. "Setahu saya kerjaannya adalah tukang kunci dan sudah lama tinggal disini. Saya tidak lihat ada yang dibawa, tapi memang ramai ada polisi," katanya.
Ketua RT 2 RW 7, Sudiarso, mengatakan dirinya sempat diajak polisi masuk ke rumah Y. Di dalam rumah polisi sempat menanyakan ke istri Y.
"Tapi saya tidak mendengarkan cuma lihat saja," ungkapnya.
Dari sepengetahuannya polisi membawa beberapa barang dari rumah Y, seperti laptop. Sementara Y saat itu tidak nampak pada saat ketua RT diajak ke rumah. Tidak terdapat garis polisi di depan rumah Y bernomor yang 21B.
Sementara itu Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim membenarkan adanya Densus 88. "Tim densus cuma menggeledah saja.
Kami hanya melakukan pengamanan di satu lokasi. Terkait teknisnya kami tidak tahu," ungkapnya.
Selain itu, Densus juga menangkap satu orang terduga teroris di Kota Pekalongan. Terduga teroris tersebut ditangkap pada Jumat (13/8).
"Katanya yang nangkap terduga teroris itu dari Densus," kata Mustofiq (53) Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Jenggot, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan kepada Tribunjateng.com.
Selain penangkapan, ia juga menjadi saksi saat petugas melakukan penggeledahan terduga teroris tersebut. "Saya dijemput petugas sekitar pukul 07.30 WIB untuk menjadi saksi penggeledahan rumah MM (44) terduga teroris tersebut," imbuhnya.
Mustofiq mengungkapkan, berdasarkan informasi MM ditangkap sekitar pukul 05.00 WIB. "Saat penggeledahan banyak polisi di TKP. Rumahnya terduga teroris dekat dengan jalan raya tepatnya di belakang toko klontong," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rumah-djoko-teroris-semarang.jpg)