Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Presiden Afghanistan Kabur, Wapres Amrullah Umumkan Ambilalih Kepemimpinan

Setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur, kini Wakil Presiden Pertama Afghanistan Amrullah Saleh mengumumkan bahwa dirinya adalah presiden seme

Tayang:
Editor: m nur huda
AFP/SAJJAD HUSSAIN
Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh berbicara selama acara di istana kepresidenan Afghanistan di Kabul pada 4 Agustus 2021. 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL – Setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur, kini Wakil Presiden Pertama Afghanistan Amrullah Saleh mengumumkan bahwa dirinya adalah presiden sementara yang sah pada Selasa (17/8/2021). 

Pengumuman tersebut disampaikan Saleh setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melarikan diri dari negara itu ketika Taliban merebut Kabul pada Minggu (15/8/2021).

Melansir Reuters, dia mengaku masih berada di Afghanistan. Namun keberadaannya secara pasti masih belum diketahui.

Baca juga: Pesawat Amerika Akhirnya Evakuasi Warga Afghanistan yang Ketakutan dengan Taliban

Baca juga: Pernah 2 Kali Ditugaskan Ke Afghanistan, Kini Pangeran Harry Bersuara Soal Taliban

Baca juga: Eko Kuntadhi: Waspada, Kebangkitan Taliban di Afghanistan Bisa Jadi Inspirasi Sejenis di Indonesia

Baca juga: 3 Faktor Mengapa Taliban Begitu Kuat & Mampu Rebut Ibu Kota Afghanistan Dalam 10 Hari

Sebelumnya, Saleh sempat mengatakan bahwa dirinya bangga dengan angkatan bersenjata Afghanistan.

Kala itu, dia juga mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan semua yang bisa dilakukan untuk memperkuat perlawanan terhadap Taliban.

Namun rupanya, negara tersebut jatuh ke tangan Taliban dalam hitungan hari, jauh lebih cepat dari perhitungan Amerika Serikat (AS).

Dalam serangkaian twit yang dia unggah pada Selasa, Saleh mengatakan bahwa adalah sebuah kesia-siaan untuk mendebat keputusan Presiden AS Joe Biden.

Pasalnya, Biden terus berkukuh dan mempertahankan keputusannya ihwal menarik pasukan AS dari Afghanistan.

Dia meminta rakyat Afghanistan untuk menunjukkan bahwa Afghanistan bukanlah Vietnam.

Video-video warga Afghanistan yang berebut naik pesawat militer AS ketika hendak lepas landas membangkitkan kenangan situasi yang hampir mirip dengan Vietnam.

Tangkap layar video warga Afghanistan nekat naik di badan pesawat AS saat lepas landas di bandara hingga akhirnya mereka terjatuh dari ketinggian.
Tangkap layar video warga Afghanistan nekat naik di badan pesawat AS saat lepas landas di bandara hingga akhirnya mereka terjatuh dari ketinggian. (Twitter/ @iwaneijs)

Sebuah foto pada 1975 menujukkan, orang-orang yang mencoba naik helikopter di Saigon selama penarikan pasukan AS dari Vietnam.

Saleh mengatakan, rakyat Afghanistan tak kehilangan semangat dan mampu melihat ke depan, tidak seperti AS dan NATO.

Kondisi Afganistan setelah dikuasai Taliban. Foto dok. Tentara AS berjaga di sepanjang perimeter di bandara internasional di Kabul, Afghanistan, Senin, 16 Agustus 2021.
Kondisi Afganistan setelah dikuasai Taliban. Foto dok. Tentara AS berjaga di sepanjang perimeter di bandara internasional di Kabul, Afghanistan, Senin, 16 Agustus 2021. (AP PHOTO/SHEKIB RAHMANI via kompas.com)

“Peringatan yang tidak berguna sudah selesai, bergabunglah dengan kelompok perlawanan," ujar Saleh.

Saleh juga menyatakan bahwa dia tidak akan pernah mau tunduk di hadapan Taliban.

Dia menegaskan tidak akan mengkhianati Ahmad Shah Massoud, pemimpin Aliansi Utara yang dibunuh oleh dua mata-mata Al Qaeda sebelum serangan 11 September 2001 di AS.(*)

Baca juga: Jawab Kekhawatiran, Taliban Janji Akan Hormati Hak Perempuan Afghanistan: Kami Merujuk Pengalaman

Baca juga: PBB Minta Taliban Tepati Janji Hormati Hak Perempuan Afghanistan, Jangan Mengulangi Sejarah

Baca juga: Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur, Kekuasaan Kini Diambilalih, Ini Daftar Petinggi Taliban

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Afghanistan Kabur, Wapres Amrullah Saleh Umumkan Jadi Pengganti Sementara

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved