AS Mulai Keluarkan Ancaman Atas Kebrutalan Taliban di Afghanistan
AS akan mengontak Taliban, karena kelompok itu sudah berjanji bakal menjaga keamanan para warga yang mau dievakuasi.
Ia menambahkan, layanan telepon seluler telah terputus di banyak daerah yang telah direbut oleh Taliban, sehingga informasi tentang pembunuhan itu tidak bocor sampai sekarang. Amnesty Internasional meminta PBB menyelidiki dan melindungi mereka yang dalam bahaya.
Taliban terkenal karena aksi brutal mereka selama berkuasa di Afghanistan dengan merampas hak-hak perempuan dan etnis minoritas, sebelum mereka digulingkan oleh pasukan koalisi yang dipimpun AS pada 2001.
Dalam konferensi pers setelah pendudukan Kabul, Taliban berjanji tidak akan melancarkan serangan balas dendam terhadap siapa pun yang bekerja dengan pasukan AS, dan juga akan memberikan hak-hak kepada perempuan di bawah hukum syariah Islam.
Namun, sebuah dokumen PBB memperingatkan bahwa petempur Taliban telah pergi dari pintu ke pintu untuk mencari orang-orang yang bekerja untuk pasukan NATO atau pemerintah Afghanistan sebelumnya. (CNNIndonesia.com/Tribunnews/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/anak-afghanistan.jpg)