AS Waspadai Serangan Lanjutan Usai Bom Bunuh Diri di Afghanistan
para komandan AS mewaspadai lebih banyak serangan oleh ISIS, termasuk kemungkinan gempuran roket atau bom mobil yang menargetkan bandara.
Hotel itu digunakan oleh pejabat Inggris untuk memproses warga Afghanistan yang ingin pergi ke Inggris. Ledakan tersebut diikuti oleh suara tembakan.
Sedangkan ledakan bom kedua terjadi di dekat Abbey Gate, satu pintu masuk utama Bandara Internasional Hamid Karzai sebagaimana dilansir BBC.
Laporan menyebut, ledakan kedua terjadi di dekat saluran pembuangan, di mana warga Afghanistan sedang menunggu untuk diproses.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok teroris ISIS-Khorasan (ISIS-K) dikabarkan mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, tak lama setelah insiden itu.
ISIS-K, yang merupakan musuh Taliban dan negara Barat, mengklaim bahwa satu pembom bunuh diri itu merupakan anggota mereka, dan menargetkan penerjemah dan kolaborator yang bekerja sama dengan tentara Amerika.
Namun, masih belum jelas pelaku yang diklaim ISIS itu meledakkan kedua bom di bandara atau hanya satu di antaranya, sementara bom satu lagi sudah ditanam sebelumnya.
Ketika insiden terjadi, terdengar pula sejumlah suara tembakan yang dilepaskan ke udara. Belum diketahui tembakan itu terkait dengan ISIS juga atau tidak. (Kompas.com/CNNIndonesia.com/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/korban-bom-bandara-afghanistan.jpg)