Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Angka Positif Covid-19 di Kecamatan Dukuhturi Tegal Pernah Capai 100 Orang Perbulan, Kini Melandai

Kasus Covid-19 di Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal mengalami penurunan. Sebelumnya rata-rata penambahan bisa lebih dari 100 kasus per bulan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Camat Dukuhturi Muktarom, saat melakukan sesi wawancara dengan rekan media, berlokasi di Balai Desa Sidakaton, Senin (30/8/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal mengalami penurunan. 

Dari yang s saat ini hanya di kisaran dua kasus atau bahkan tidak ada penambahan sama sekali alias 0 kasus.

Informasi tersebut disampaikan oleh Camat Dukuhturi Muktarom, saat ditemui Tribunjateng.com, di Balai Desa Sidakaton, Senin (30/8/2021). 

Baca juga: Polisi Ungkap Pembunuhan di Kebun Cengkih Sukorejo Kendal, Dari Pesta Miras hingga Dendam Pribadi

Baca juga: Dikritik Warga soal Jam Kerja Perangkat Desa yang Sering Molor, Pemkab Pati Tegakkan Kedisiplinan

Baca juga: Berlatar Belakang Anak Buruh Tani Asal Kudus, Susilowati Buktikan Sukses Raih Gelar Doktor‎ di Unnes

"Sampai hari ini kasus positif Covid-19 yang tercatat di kami sebanyak 19 orang terbagi di 18 Desa. Tren nya memang turun jika dibandingkan pada bulan Juni-Juli 2021 lalu. Hal ini bisa dipengaruhi beberapa faktor salah satunya minat warga terhadap vaksinasi Covid-19 yang meningkat," kata Muktarom.

Adapun dari 18 Desa di wilayah Kecamatan Dukuhturi yang masuk zona hijau sebanyak 8 Desa, yaitu Pengarasan, Kepandean, Pepedan, Grogol, Debong Wetan, Sutapranan, Kademangaran, dan Pengabean.

Sedangkan sisanya 10 Desa masih masuk zona orange yaitu Desa Kupu, Sidapurna, Ketanggungan, Dukuhturi, Pekauman Kulon, Karanganyar, Lawatan, Pagongan, Bandasari, dan Sidakaton.

"Kenapa tidak ada zona merah, ya kiat dari kami selalu mengadakan sosialisasi tentang Covid-19, mengaktifkan satgas jogo tonggo yang piket setiap hari dari pagi sampai malam, dan utamanya mengawasi jika ada pendatang dari luar kota. Sehingga alhamdulillah di masing-masing Desa mengalami penurunan kasus Covid-19," jelasnya.

Selain satgas jogo tonggo yang aktif di tiap desa, menurut Muktarom, tim siaga bencana berbasis masyarakat (Sibat) juga sangat berperan terhadap penurunan kasus Covid-19 khususnya yang terjadi di wilayah Kecamatan Dukuhturi.

Hal ini karena Sibat secara rutin mengadakan kegiatan piket untuk menyosialisasikan atau mengedukasi tentang Covid-19 termasuk protokol kesehatan kepada warga.

"Saat ini disiplin protokol kesehatan bukan lagi 5M melainkan 6M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobiltas, dan menghindari makan bersama," ujarnya.

Sementara itu, membahas mengenai pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Dukuhturi, Muktarom menyebut kesadaran masyarakat jauh lebih meningkat.

Hal ini bisa dilihat dari target 125 dosis yang tervaksin di masing-masing Desa, ternyata yang datang melebihi dari target yang ditentukan.

Penyelenggaraan vaksinasi massal kali ini merupakan program serbuan dari Polres Tegal melalui kegiatan vaksinasi Covid-19 merdeka candi 2021.

Baca juga: Meski Angka Covid Menurun, Polres Kebumen Masih Gencar Operasi Pengendara tak Bermasker

Baca juga: Kelola Parkir Lebh Aman dan Nyaman, Terminal Bulupitu Purwokerto Gunakan Sistem Parking Gate

Baca juga: PPKM Melonggar, Okupansi Hotel di Tawangmangu Karanganyar Alami Peningkatan Secara Bertahap

"Vaksinasi massal merdeka candi kalau untuk di kami sudah mulai sejak Sabtu kemarin di dua lokasi yaitu Puskesmas Dukuhturi dan Puskesmas Kupu. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dan target terpenuhi, bahkan sampai ada yang tidak terlayani. Sehingga bagi warga yang belum mendapat vaksin bisa ikut di Desa lain yang sedang mengadakan, seperti hari ini ada di Desa Ketanggungan, Sidapurna, Pepedan, dan Pekauman Kulon," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved