Breaking News:

Berita Pati

Demian dan Sara Wijayanto Batalkan Shooting Misteri di RSK Tayu Pati, Bupati Sebut Tidak Ada Izin

Bupati Pati Haryanto menyebut, Demian Aditya dan Sara Wijayanto tidak mengajukan izin pada pihaknya sebelum mengadakan kegiatan di RSK Tayu.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Tampak Depan RSK Tayu dengan koridor menuju pintu masuk gedung. 

Namun, dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Bupati Pati Haryanto membantahnya.

Menurut dia, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pati tidak menerima permohonan izin dari Sara dan Demian.

"Tidak ada izin. Semua surat izin pasti (ditembuskan) ke saya, tapi saya tidak pernah membacanya. Saya hanya dapat laporan dari Camat. Karena kegiatan mereka menimbulkan kerumunan, setelah dirapatkan Gugus Tugas Kecamatan, langsung dibubarkan," kata Haryanto ketika diwawancarai Tribunjateng.com di Gedung DPRD Pati.

Menurut dia, sekalipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pati sudah turun dari level 3 ke level 2, kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan masih belum diperkenankan.

"Apalagi (mereka) kan dari Jakarta. Kita tidak tahu. Jadi dengan sangat terpaksa, kegiatan mereka kami hentikan," tandas Haryanto.

Untuk diketahui, RSK Tayu merupakan rumah sakit yang sudah tidak beroperasi sejak 2013.

Baca juga: Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang Jadi Relawan Covid Dapat Penghargaan Bupati

Baca juga: Aplikasi Buku Digital untuk Pembelajaran Anak Usia Dini Diluncurkan di Solo 

Baca juga: Cerita Siswa di Banyumas Saat Hari Pertama PTM, Bahagia Bisa Pakai Seragam lagi

Bangunan rumah sakit ini kini terbengkalai dan, oleh masyarakat, dianggap angker.

Bangunan ini kerap dimanfaatkan para penyuka misteri untuk melakukan eksplorasi dan membuat konten video. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved