Breaking News:

Berita Internasional

Taliban Buru Orang Amerika di Afghanistan dari Pintu ke Pintu

Sekarang, setelah militer AS pergi, Taliban memburu orang-orang Amerika yang tersisa.

AP PHOTO/TARIQ ACHAKZAI
Dalam file foto 14 Juli 2021 ini, para pendukung Taliban membawa bendera putih tanda tangan mereka setelah Taliban mengatakan mereka merebut kota perbatasan Afghanistan Spin Boldaka di seberang kota Chaman, Pakistan. AP PHOTO/TARIQ ACHAKZAI 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Nasria menjadi salah satu dari sekitar 200 orang warga Amerika Serikat (AS) yang tertinggal di Afganistan pasca penarikan pasukan AS yang kacau.

Dia masih di sana hingga awal September 2021.

Nasria yang merupakan penduduk asli California, tengah hamil saat terbang ke Afganistan pada Juni lalu untuk mengunjungi keluarga dan menikah.

Baca juga: Bentrok dengan Oposisi di Panjshir, Taliban Tunda Pembentukan Pemerintahan Baru

Sekarang, setelah militer AS pergi, Taliban memburu orang-orang Amerika yang tersisa.

Hal itu ia katakan kepada Voice of America.

"Saya berpikir, apakah saya akan berhasil pulang?

Apakah saya akan berkhir di sini?

Apakah saya akan mati di sini?

Apakah yang akan terjadi?" ujar Nasri yang meminta untuk ditulis hanya nama depannya untuk alasan keamanan, seperti dilansir Foxnews.

Ia mengatakan, milisi Taliban mendatangi mereka dari pintu ke pintu, mencoba melihat apakah ada orang yang memiliki paspor biru.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved