Berita Semarang
Diduga Makanannya Sering Ditaburi Sperma Oknum Dokter, Kondisi Wanita di Semarang Ini Menyedihkan
Korban ingin tahu kenapa makanannya sering berubah bentuk dan penutup makanan berubah posisi
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muslimah
Koban juga berisiko mengalami masalah kesehatan akibat mengkonsumsi sperma yang tidak seharusnya dikonsumsi oleh manusia.
"Cairan sperma tersebut bisa mengandung bakteri atau pun virus yang suatu saat nanti bisa menjadi penyakit atau menjadi pencetus suatu penyakit," ujarnya.
Ia melanjutkan, pelaku telah melakukan kekerasan terhadap perempuan, sebagaimana Rekomendasi Umum PBB Nomor 19 tentang Kekerasan Terhadap Perempuan.
Disebutkan, setiap perbuatan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik,seksual atau psikologis.
Termasuk ancaman perbuatan tertentu,pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang, baik yang terjadi di depan umum maupun dalam kehidupan pribadi.
Pelaku juga melanggar pasal 281 KUH Pidana yang disebutkan, barang siapa sengaja merusak kesopanan di muka umum.
"Pelaku juga telah melanggar Sumpah Dokter," jelasnya.
Ia mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda Jawa Tengah.
Saat ini berkas kasus sudah di limpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.
Namun berkas dua kali di kembalikan oleh Jaksa dan jaksa meminta pelaku di periksakan kejiwaanya.
Padahal pelaku yang seorang dokter tentu kejiwaannya sudah sehat.
Apalagi sedang menempuh pendidikan profesi.
"Pelaku juga pernah menjadi dokter di sebuah klinik.
Bisa lulus cumlaude, sudah lolos menempuh sekolah dokter spesialis.
Tentu tak perlu lagi ditanyakan kejiwaan oknum dokter itu," paparnya.