Breaking News:

Smart Women

Ingin Sejahterakan Guru PAUD, Peni Ngesti Nugraha Prihatin Ada yang Terima Gaji di Bawah Standar

Peni Yulianingsih belakangan sibuk dengan sejumlah aktivitas. Yang paling membuatnya terbebani adalah menjadi ketua PAUD Kabupaten Semarang.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM - Peni Yulianingsih belakangan sibuk dengan sejumlah aktivitas yang menyita waktu dan perhatian.

Dia kini memegang sejumlah jabatan, mulai dari ketua PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), dan Bunda PAUD Kabupaten Semarang. Jabatan itu melekat dengan posisi Peni sebagai istri Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Peni mengatakan, dari beberapa posisi itu, yang paling membuatnya begitu terbebani adalah menjadi ketua PAUD Kabupaten Semarang.

Pasalnya, dari beberapa kunjungan ke lapangan dia menemukan banyak guru PAUD menerima gaji di bawah standar sehingga kurang sejahtera.

“Apalagi mereka yang berada di wilayah pelosok berbatasan dengan kabupaten lain. Mohon maaf, ada yang sekolahnya tidak layak. Jadi itu, PR saya bahwa sebagai istri bupati tidak hanya berdiam diri, tapi ya berinteraksi langsung,” kata Peni, kepada Tribunjateng.com.

Baca juga: Geger Geden Lur! Korban Dugaan Arisan Bodong Geruduk Pernikahan Pelaku di Mojosongo Solo

Baca juga: Assist Egy Maulana Vikri Bawa FK Senica Menang, Debut Manis Egy di Liga Slovakia

Baca juga: Sinok dan Sinang Duta Wisata Kendal 2021 Terpilih, Bupati: Peran Kaum Milenial untuk Kemajuan Wisata

Peni yang juga dikenal sebagai Peni Ngesti Nugraha menambahkan, permasalahan lain jumlah sekolah PAUD di Kabupaten Semarang tidak terdata dengan baik sehingga menyulitkan untuk mencari jalan penyelesaian.

Meski demikian lanjutnya, dia tidak patah semangat dan berupaya menjalin kerja sama dengan semua pihak, terutama Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora).

Dia menyampaikan, saat ini tengah melakukan pendataan lembaga pendidikan pada jenjang PAUD termasuk jumlah guru.

Kemudian lanjutnya, beberapa program baik berupa bantuan maupun insentif untuk guru PAUD mulai dikerjakan bertahap.

“Kami juga berkoordinasi dengan DPRD karena mereka yang membahas soal anggaran. Karena nasib mereka (guru PAUD) ini penting sebab mendidik generasi anak-anak kita calon penerus bangsa,” terangnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved