Breaking News:

Berita Pekalongan

Askrindo Berikan Bantuan Paket Sembako dan Instalasi Biogas di  Pekalongan

Askrindo menyerahkan bantuan CSR berupa instalasi Biogas kepada Koperasi Umat Rajaning Karyo dan 100 paket sembako kepada tenaga kesehatan.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyerahkan bantuan CSR dari Askrindo berupa instalasi Biogas kepada Koperasi Umat Rajaning Karyo. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menyerahkan bantuan CSR berupa instalasi Biogas kepada Koperasi Umat Rajaning Karyo dan 100 paket sembako kepada tenaga kesehatan di Kota Pekalongan.

Bantuan CSR secara simbolis diserahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto pada acara 'Optimalisasi Penyaluran KUR dalam Meningkatkan Kesejahteraan dan Pemulihan Ekonomi' di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kamis (16/9/2021).

Kepala Divisi Penjaminan KUR Askrindo, Himawan Sutanto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT Askrindo.

Baca juga: Karaoke Liar Tanjung Emas Semarang Belum Respon SP 2 Kelurahan, Tetap Buka

Baca juga: Heboh Sungai di Klaten Mendadak Berwarna Merah Darah, Ini Kesaksian Warga

Baca juga: Ayah Taqy Malik Baru Dua Kali Ketemu Marlina hingga Langsung Nikahi Model Seksi Itu

"Bantuan ini juga sebagai salah satu wujud nyata kontribusi Askrindo untuk Indonesia dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata Kepala Divisi Penjaminan KUR Askrindo Himawan Sutanto.

Sementara itu, peningkatan akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus didorong pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Terkait KUR Askrindo secara resmi, ditunjuk oleh pemerintah sebagai perusahaan yang memberikan penjaminan terhadap penyaluran KUR," imbuhnya.

Selain itu, agar perbankan tidak ragu dalam menyediakan dana modal kerja yang disalurkan kepada pelaku UMKM yang memiliki usaha produktif dan layak, namun belum memiliki agunan tambahan. Feasible, namun belum bankable.

"Bank sebagai salah satu penyalur kredit kepada UMKM tetap menerapkan prinsip kehati-hatian di tengah resiko tingginya gagal bayar. Di sinilah peran penjaminan kredit sangat diperlukan. Itulah sebabnya kredit modal kerja tersebut akan dijamin pemerintah," ucapnya.

Baca juga: Kumpulkan Pegiat Media Sosial, Bupati Jepara Minta Berantas Berita Hoaks

Baca juga: 30 Fragmen Tulang Koleksi Museum Purbakala Patiayam Kudus Diusulkan Teregistrasi Nasional

Baca juga: Pekerjaan Proyek Malioboro Kota Tegal Dihentikan Paksa, DPUPR: Masih Ada Ruang Komunikasi 

Tidak hanya itu, Askrindo merupakan anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan Indonesia Financial Group (IFG) juga melakukan pendampingan kepada UMKM.

"Kami melakukan pendampingan UMKM agar UMKM bisa mandiri, tangguh dan mengembangkan usahanya lebih baik," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved