Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Importasi Vaksin Pfizer Bea Cukai, Beri Fasilitas Fiskal dan Rush Handling

Bea Cukai Tanjung Emas dukung importasi Vaksin Pfizer untuk penanganan Covid-19.

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Importasi Vaksin Pfizer Bea Cukai, Beri Fasilitas Fiskal dan Rush Handling 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikan fasilitas fiskal pembebasan bea masuk dan pelayanan segera (rush handling), Bea Cukai Tanjung Emas dukung importasi Vaksin Pfizer untuk penanganan Covid-19, Kamis, (07/10/21) melalui Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sebanyak 142.350 vial dengan perkiraan nilai pembebasan sekitar 79 Miliar Rupiah.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin mengatakan, “Ini merupakan pemberian fasilitas kedua atas Vaksin yang diimpor oleh PT. Pfizer Indonesia yang melalui Bandara Ahmad Yani. Pemberian fasilitas ini merupakan komitmen Bea Cukai Tanjung Emas dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.”

Bea Cukai Tanjung Emas memberikan fasilitas Rush Handling atau penanganan segera yaitu pelayanan kepabeanan yang diberikan atas barang impor tertentu yang karena karakteristiknya memerlukan pelayanan segera untuk dikeluarkan dari kawasan pabean atau bandara sesuai dengan Peraturan Kementerian Keuangan Nomor 74/PMK.04/2021 tentang Pengeluaran Barang Impor Untuk Dipakai Dengan Pelayanan Segera (Rush Handling).

Importasi Vaksin Pfizer Bea Cukai, Beri Fasilitas Fiskal dan Rush Handling
Importasi Vaksin Pfizer Bea Cukai, Beri Fasilitas Fiskal dan Rush Handling (IST)

Selain itu, atas importasi ini juga diberikan fasilitas fiskal, yakni pembebasan bea masuk dan/atau cukai, tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah; dan dibebaskan dari pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/ atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Pengadaan Vaksin dalam rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

“Dengan dosis vaksin yang terus bertambah, kami berharap vaksinasi di Indonesia dapat lebih cepat dan merata. Berbagai fasilitas telah kami berikan untuk penanganan Covid ini, tak hanya vaksin namun juga pembebasan atas importasi Iso Tank Oxygen yang beberapa waktu lalu diimpor melalui Pelabuhan Tanjung Emas.” Imbuh Anton

Pemerintah telah berupaya untuk menyediakan vaksin dan menyalurkannya ke seluruh Indonesia, dengan program percepatan vaksinasi serta menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan, serta penguatan 3 T (testing, tracing, dan treatment) diharapkan dapat mempercepat pemulihan kesehatan mengakhiri pandemi serta mempercepatan pemulihan ekonomi nasional. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved