Breaking News:

Berita Semarang

Berdiri di Lahan Orang Lain, Rumah di Kampung Karangjankang Simongan Semarang Digempur Satpol PP

Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran rumah di Kampung Karangjangkang, Ngemplak Simongan, Semarang Barat.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Satpol PP Kota Semarang
Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran rumah di Kampung Karangjangkang, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satpol PP Kota Semarang merampungkan pembongkaran rumah di Kampung Karangjangkang, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Kamis (14/10/2021).

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, ada 34 rumah yang dibongkar petugas.

Sebelumnya, pihaknya telah memberikan waktu tiga pekan kepada warga untuk mengemasi barang-barangnya.

Sehingga, pembongkaran kali ini pun dapat berjalan tertib tanpa ada bentrokan.

Baca juga: Progres Bisnis Properti di Tengah Pandemi Masih Positif, Bambang: Harusnya Perbankan Juga Mendukung

Baca juga: Sinyal Lampu Hijau Keberangkatan Umrah, Kemenag Karanganyar: Masih Pembahasan Aturan Baru

Warga juga telah menerima tali asih dari pemilik tanah tiga pekan yang lalu.

"Karena batas waktunya sudah habis kemarin, maka hari ini kami turun untuk cek sekaligus bongkar," papar Fajar.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah kooperatif selama penertiban. 

Selanjutnya, dia meminta pihak pemilik tanah atau kuasa hukumnya untuk segera memasang peringatan agar tanah tersebut tidak kembali ditempati oknum yang tak bertanggungjawab.

Sekaligus, tinggal melakukan pemerataan lahan.

"Yang jelas kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah ikhlas bangunannya dirobohkan," ucapnya.

Sementara, warga masih memiliki tuntutan berupa ganti tiga bangunan pos kamling.

Baca juga: 1.000 Relawan di Solo Raya Ikuti Peningkatan Kapasitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Baca juga: Tak Cuma untuk Bantu Warga, Aplikasi Sitangkas Polda Jateng Bisa Buat Daftar Program Aku Sedulurmu

Kuasa hukum pemilik tanah, Budi Kiyatno mengaku siap membicarakan terkait permasalahan tiga poskamling itu.

"Asal sesuai dengan kepantasan. Berkaitan dengan permintaan warga, sepanjang dibicarakan saya rasa semua ada solusinya," paparnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved