Berita Kudus
Tingkatkan Nilai Ekonomi, Sumarni Olah Daging Kalkun Beku Siap Saji, Ada Menu Satai hingga Rica-Rica
Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus telah menjadi sentra pengembangbiakan ayam kalkun sejak beberapa tahun terakhir.
Penulis: raka f pujangga | Editor: moh anhar
Daging beku itu juga tahan selama tiga sampai enam bulan dalam kondisi tetap dingin tersebut.
"Kami menggunakan paket pengiriman yang maksimal 2x24 jam harus sudah tiba. Lebih dari itu belum berani karena khawatir rusak," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana dan Pendamping Universitas Diponegoro, Cahaya Setia Utama menyampaikan, olahan daging ayam kalkun itu bisa menjadi produk unggulan dari Undaan karena menjadi satu-satunya di Jawa Tengah.
"Selama ini belum ada penjualan daging kalkun beku, ini jadi yang pertama," ujarnya
Dia berharap, usaha warga masyarakat Undaan Tengah itu dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan konsumen.
Pihaknya membantu penjualannya secara online dan saat ini telah memiliki sejumlah reseller di beberapa kota.
"Kami sudah punya reseller di Semarang, Solo, Cirebon dan Subang," ujarnya.
Baca juga: Seorang Pemuda Diringkus Polisi Setelah Rombak Garasi Mobil Jadi Tempat Judi Togel
Baca juga: Pelaku Pemerasan Bermodus Kencan Diringkus Satreskrim Polresta Banyumas
Selain membantu pemasaran, pihaknya juga masih mengurus beberapa hal terkait PIRT dan sertifikat halal. Saat ini produk itu baru memiliki nomor induk berusaha (NIB).
"Karena banyak dari konsumen kami yang menanyakan kehalalan produk, sehingga sekarang sedang kami urus," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/1-produk-olahan-daging-kalkun-beku.jpg)