Breaking News:

Berita Regional

Polisi Berpangkat Komisaris Besar Disebut Sering Memeras Pemborong Proyek

Seorang istri pemborong asal Surabaya menuding seorang perwira menengah polisi sering memeras suaminya.

Editor: rival al manaf
Tribunnews.com
Ilustrasi oknum polisi 

TRIBUNJATENG.COM, MALUKU - Seorang istri pemborong asal Surabaya menuding seorang perwira menengah polisi sering memeras suaminya.

Wanita berinisial GT itu menyebut peristiwa itu terjadi saat suaminya masih hidup beberapa tahun lalu.

Ia memaparkan polisi yang memeras suaminya merupakan seorang pejabat di Polda Maluku.

Baca juga: Stamina Kuda Jonatan Christie Jadi Sorotan Media Asing, Simak Peluangnya Lawan Kento Momota

Baca juga: Jadwal Bola BRI Liga 1 2021 Borneo Vs PSM, Persib Bandung Vs PSS Sleman dan Madura United Vs Persija

Baca juga: Mantan Komisaris PT Sriwijaya Indah Purbalingga Divonis 2,5 Tahun Penjara Kasus Penggelapan Uang

Pejabat yang disebut kerap memeras almarhum suaminya itu diduga merupakan Direktur Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku berinisial Kombes SH.

Menurut GT, perwira Polda Maluku itu kerap meminta sejumlah uang juga barang dari sang suami semasa hidup.

Perkenalan almarhum suaminya (AY) dengan Kombes SH berawal dari laporan almarhum ke Polda Maluku terkait dengan permasalahan pembangunan Lampu Jalan di Kota Namlea, Kabupaten Buru ke Polda Maluku, sejak Desember 2019 lalu.

Almarhum AY melaporkan kasus itu ke Polda Maluku lantaran proyek yang dikerjakannya sudah selesai 100 persen.

Namun anggarannya belum juga dibayarkan kepada suaminya selaku kontraktor pada proyek tersebut.

“Perkenalannya dari situ, lalu suami saya lapor ke Polda Maluku, di sana, Pak Dir (SH)  ini minta kita mediasi bersama  pihak-pihak terkait,” ungkapnya kepada wartawan di Ambon, Rabu (20/10/2021) malam.

Dari hasil mediasi yang dilakukan dengan sejumlah pihak terkait, disepakati uang proyek sebesar Rp 700 juta harus diberikan kepada AY.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved