Unsoed Purwokerto
Pramuka Unsoed Purwokerto Dampingi Perajin Gropak Desa Wlahar Wetan
Dampak pandemi Covid-19masih belum berakhir. Sendi-sendi kehidupan masyarakat masih terganggu, salah satunya di bidang ekonomi.
Pelatihan melibatkan dosen Fakultas Pertanian Dyah Susanti, S.P., M.P. yang juga merupakan dosen pendamping sekaligus pembina UKM Pramuka Racana Soedirman sebagai narasumber pelatihan.
Alih teknologi yang dilaksanakan secara hybrid menyiasati situasi pandemi, dilanjutkan dengan praktik bersama di rumah perajin, telah berhasil dilaksanakan, dan perajin telah memanen kucai hasil budidaya vertikultur.
Permasalahan keterbatasan kapasitas produksi gropak karena masih dikerjakan secara manual serta terbatasnya pemasaran juga dihadapi oleh perajin gropak. Penjualan kepada tengkulak menyebabkan ketergantungan dan rendahnya posisi tawar khususnya dalam penentuan harga.
Penggunaan alat yang masih tradisional sehingga proses produksi membutuhkan waktu yang lebih lama.
Merespon kondisi ini, perajin gropak bersama pemuda Karang Taruna dan anggota PKK Desa Wlahar Wetan belajar bersama dalam pelatihan pengemasan dan branding produk dirangkai dengan pelatihan digital marketing.
Intervensi teknologi dalam produksi berupa mesin untuk pencetak gropak juga akan dikenalkan kepada para perajin untuk mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas produk.
Keterlibatan mahasiswa dalam mengupayakan solusi berbagai permasalahan ini merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam membangun kompetensi lulusan sekaligus membangun pemulihan ekonomi masyarakat.
Program PHP2D ini juga melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaannya, diantaranya pemerintah daerah, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas serta industri, salah satunya Kemasku Packaging.
Respon positif Slamet selaku Kepala Desa Wlahar Wetan, perangkat dan antusiasme warga masyarakat terhadap inisiasi program PHP2D ini membangun keyakinan bahwa sinergi akademisi dalam hal ini mahasiswa sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat dengan berbagai pihak akan memberikan dampak positif terhadap pemulihan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kompetensi lulusan perguruan tinggi.
Program PHP2D Racana Soedirman yang dijiwai oleh semangat Tri Bina dan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini menjadi bukti, bahwa generasi muda telah siap menjadi agen perubahan dalam perbaikan kualitas hidup pembangunan bangsa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mahasiswa-unsoed-latih-masyarakat-desa-wlahar-wetan-membuat-vertikultur-tanaman-kucai.jpg)