Breaking News:

Berita Blora

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ikut Upacara Hari Pahlawan di Blora, Ternyata Ia Punya Alasan Sendiri

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menceritakan memilih hadir di Kabupaten Blora dan menjadi inspektur upacara dalam  peringatan Hari Pahlawan.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: moh anhar
DOKUMENTASI PROKOPIM BLORA
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan tingkat Jawa Tengah di Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu pagi (10/11/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menceritakan memilih hadir di Kabupaten Blora dan menjadi inspektur upacara dalam  peringatan Hari Pahlawan tingkat Jawa Tengah di Desa Temurejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Rabu pagi (10/11/2021).  

“Sebenarnya inspirasinya waktu Sumpah Pemuda kemarin, bertemu dengan kawan-kawan mahasiswa, lalu ada cerita soal pahlawan dari Aceh, Pocut Meurah Intan, mbah Cut terkenalnya di sini" ucap Ganjar. 

Kemudian Ganjar mengatakan muncul gagasan dengan para mahasiswa untuk meninjau sekaligus bersih-bersih makam Pocut Meurah Intan di Kabupaten Blora.

Baca juga: Ganjar Pranowo Silaturahmi ke Sedulur Sikep Samin, Bangun Akses Air Bersih

Baca juga: Kantor Yakult Cirebon Dirampok, Pimpinan Cabang Disekap

Baca juga: Garda Relawan Indonesia Semesta Solo Raya Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo jadi Capres 2024 

"Hingga saat itu gagasan itu muncul dengan kawan-kawan mahasiswa, yuk kita bersih-bersih makamnya, kemudian saya konfirmasi dengan Pak Bupati dan ternyata sudah komunikasi lama soal ini" ujarnya. 

"Lalu kita punya ide gagasan kalau begitu upacaranya di Blora saja, dekat makamnya dan akhirnya kita bisa bersama-sama dengan warga disini" sambungnya. 

Ganjar menegaskan, dari manapun asalnya, selama ia berjuang untuk Indonesia Raya maka dia adalah pahlawan kita semua.

"Meski Pocut Meurah Intan tidak ada sanak keturunannya disitu, tetapi Makamnya selalu dijaga dan dirawat oleh Masyarakat Desa Temurejo," kata Ganjar. 

“Beliau tetaplah Singa Betina dari Aceh. Dimakamkan di tanah manapun, tidak akan pernah melunturkan kebesaran nama dan perjuangan beliau. Sebagai-mana yang dialami banyak pahlawan kita. Karena kepahlawanan tidak memandang apa sukunya, ras-nya maupun apa agamanya," imbuhnya. 

Gubernur berpesan agar perjuangan para pahlawan jadi motivasi untuk generasi saat ini. Mengingat setiap zaman punya tantangan dan persoalannya sendiri.

“Selamat Hari Pahlawan. Cukuplah keras dan pedihnya perjuangan para pahlawan, jadi motivasi untuk kita terus bergerak menciptakan kemakmuran di manapun kita berada”ucap Gubernur. 

“Apapun profesinya, lakukan sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya, agar kita tidak dikenang sebagai generasi durhaka terhadap negara yang menyia-nyiakan kesempatan dan tanggungjawab. Karena kita tidak ingin jadi negara yang biasa-biasa saja. Terimakasih” pungkasnya. 

Baca juga: 8 Kriteria Pelanggan Setia McDonald’s, Mana yang Paling Kamu Banget?

Baca juga: Warga Kandri Kesulitan Air Bersih, Longsor di Petuguran Banjarnegara Rusak Bak Penampung Air Warga

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan kebanggaan atas terselenggaranya Peringatan Hari Pahlawan tingkat Jawa Tengah di Kabupaten Blora karena ada makam mendiang Pocut Meurah Intan di Blora. 

"Maturnuwun Pak Gubernur, ini sebuah kebanggaan bagi kami warga Blora. Kedepan kita siap untuk terus menjaga dan merawat makam pahlawan dari Aceh ini. Layaknya saudara kita di Sumatera Barat yang merawat makam Mbah Samin Surosentiko tokoh Blora yang diasingkan Belanda dan meninggal di Sawahlunto," ucap Bupati. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved