Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Bandotan, Gulma Berbau Bermanfaat untuk Obat Diabetes

Bandotan (Ageratum conyzoides; Linnaeus, 1753) barangkali merupakan tumbuhan yang paling banyak ditemukan di seluruh negeri ini.

Tayang:
Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Bandotan, Gulma Berbau Bermanfaat Obat Diabetes 

Menurut Mitra (2013) dalam Melisa dan Muctaridi (2017), komponen AC-1 dari tanaman bandotan menunjukkan efek antibakteri terhadap 4 jenis bakteri gram negatif dan 4 jenis bakteri gram positif.

4. Antiinflamasi

Ekstrak etanol daun bandotan diketahui memiliki efek antiinflamasi.

Menurut Hassan, et al., (2012) dalam Melisa dan Muctaridi (2017) ekstrak etanol bandotan menunjukkan efek yang signifikan dalam mengurangi edema pada tikus yang diinduksi dengan karagenan dan histamin.

Efek antiinflamasi didapatkan dengan menghambat sintesis dan pelepasan mediator inflamasi seperti prostaglandin, histamin dan serotonin.

Dalam Bandotan, senyawa berefek antiinflamasi adalah quercetin, kaempferol dan glikosidanya, tannin dan fenol.

Morfologi
Bandotan berbau khas yang keras. Tinggi dapat mencapai 120cm dengan batang berbentuk gilig yang tegak atau berbaring dan permukaannya berambut.

Daun berwarna hijau, dengan tangkai, 0,5–5 cm, duduk daun berseling berhadapan, berbentuk bundar telur hingga menyerupai belah ketupat, 2–10 × 0,5–5 cm; pangkal seperti jantung, membulat atau meruncing; dengan ujung tumpul atau meruncing.

Tepi daun bergerigi; permukaannya berambut panjang, dengan kelenjar di sisi bawah.

Bunga terdapat pada ujung batang. Bunga tunggal atau majemuk, yang berkelamin yang sama berkumpul dalam bongkol rata-atas.

Bunga dengan 3 bongkol atau lebih terkumpul dalam malai. Bongkol 6–8 mm panjangnya, dengan 60–70 individu bunga, terletak di ujung tangkai yang berambut, dengan 2–3 lingkaran daun pembalut yang lonjong.

Mahkota dengan tabung sempit, berwarna putih atau ungu.

Buah kurung (achenium) bersegi-5, panjang 2 mm; berambut sisik 5 dan berwarna putih.

Kandungan
Dari berbagai sumber, didapatkan beberapa zat yang ada dalam tumbuhan bandotan, antara lain; minyak esensial, alkaloid pirolizidina, dan kumarin.

Meski demikian, tumbuhan ini juga memiliki daya racun dan sebagian masyarakat memanfaatkannya sebagai insektisida dan nematisida.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved