Breaking News:

Berita Kudus

Ditengarai Masih Pandemi, Minat Warga Kudus yang Hendak Bekerja ke Luar Negeri Masih Minim

Calon tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kudus yang hendak ke luar negeri dinilai masih sedikit.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
CITYLAB
Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Calon tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kudus yang hendak ke luar negeri dinilai masih sedikit.

Sampai saat ini hanya terdapat 78 orang yang mendaftarkan diri.

Menurut Kepala Bidang Penempatan Pelatihan dan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop-UKM) Kudus, Bambang Santoso mengatakan, masih sedikitnya warga Kudus yang mendaftar untuk mengadu nasib ke negera lain itu ditengarai karena masih terdapat negara yang belum membuka akses karena masih pandemi Covid-19.

"Kalau dari tenaga kerja Kudus biasanya ke Taiwan, Korea Selatan, atau Jepang. Ada juga yang ke Hongkong atau Singapura," kata Bambang, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Nasib Karier Bripda Randy Seusai Ditetapkan Tersangka Kasus Aborsi Novia Widyasari

Baca juga: Pemkot Pekalongan Salurkan Bantuan Honorarium untuk Lebe, Semua Dapat Rp 200 Ribu Per Bulan

Bambang mengatakan, para calon tenaga kerja asal Kudus itu di negara lain menyasar perusahaan manufaktur di pabrik-pabrik.

Selain itu ada juga yang di kapal.

Biasanya, lanjut dia, para TKI asal Kudus kerja di luar negeri itu bertujuan mencari modal.

Rata-rata mereka bekerja di luar negeri dua tahun setelah itu pulang ke Kudus.

Jika dibandingkan dengan daerah lain di sekitarnya, Kudus bukan termasuk daerah yang tinggi warganya bekerja di luar negeri.

Misalnya jika dibandingkan Grobogan atau Pati.

"Artinya Kudus bukan termasuk kantong TKI," kata dia.

Dalam setahun, ujar dia, warga Kudus yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja rata-rata jumlahnya antara 250 sampai 260 orang.

Dia menekankan, warga Kudus yang hendak pergi ke luar negeri harus hati-hati.

Baca juga: Yayasan Sunan Kalidjogo Dirugikan Atas Pembangunan Tol Semarang-Demak, Ini Jawaban Pelaksana Proyek

Baca juga: Satresnarkoba Polresta Solo Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkoba, Dua Kurir dan Sisanya Pemakai

Sebab, agar tidak tertipu dengan lowongan yang ada.

Untuk itu, sebelum berangkat bisa mengecek ke perusahaan pemberi lowongan atau bertanya terlebih dulu dengan yang lebih pengalaman. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved