Berita Batang
Potensi KITB, Bupati Wihaji Harap Perusahaan Bisa Ikut Andil Dukung Cabang Olahraga di Batang
Bupati Batang Wihaji berharap perusahaan yang berdiri di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bisa ikut andil menjadi orang tua asuh Cabang olahraga
Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji berharap perusahaan yang berdiri di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bisa ikut andil menjadi orang tua asuh Cabang olahraga (Cabor) di Kabupaten Batang.
Menurut Wihaji, dengan adanya orang tua asuh untuk Cabor akan menciptakan kompetisi antar korporasi.
Masalah klasik pembiayaan hingga pembinaan pun bisa teratasi.
Baca juga: Pencurian Sepeda di Batang, Pemilik Rugi Belasan Juta Rupiah
Baca juga: Gagal Lolos 8 Besar Liga 2 AHHA PS Pati Bubar
Baca juga: Garda Oto dari Asuransi Astra Raih Tiga Penghargaan Sekaligus
Di sisi lain, Ia mengatakan Pemerintah daerah tentu juga akan mensupport.
Misalnya, Pemerintah Kabupaten Batang memberi apresiasi pada atlet yang berprestasi.
Wihaji juga mengatakan bahwa posisi Pemkab Batang adalah sebagai orang tua kandung, pembiayaan pun terbatas.
“Yang penting orang tua asuh senang, tidak merasa terbebani,” tutur Bupati Batang Wihaji, usai melantik pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang masa bhakti 2021-2025 di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (6/12/2021).
Lebih lanjut, sudah menjadi kawajiban sebagai kepala daerah melayani dan membiayai Cabor.
Tapi karena keterbatasan anggaran, maka hadirnya KITB banyak perusahaan berpotensi jadi orang tua asuh.
Karena ada banyak perusahaan seperti KCC Glass, LG Cham, Nestle, Wavin dan Corporate lainnya.
“Saya siap membantu menjembatani komunikasi dan koordinasi dengan pihak Corporate, maka masing-masing Cabor petakan perusahaan agar tidak berebut,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sejarah olahraga di dunia untuk merawat persatuan dan kesatuan, untuk saat sekarang harga termahal di Indonesia yakni persatuan dan kesatuan.
“KONI bagian dari merawat persatuan dan kesatuan yang biayanya juga cukup mahal. Bukan kita tidak support tapi karena kedaan keuangan Pemkab Batang,” jelasnya.
Sementara, Plt Ketua Umum KONI Jawa Tengah Bona Ventura meminta, KONI Batang dengan kepengurusan yang baru bisa menata organisasi sesuai anggaran dasar dan rumah tangga.
Baca juga: Congol Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Menjadi Pioneer Kampung Tangguh Candi Bersih Narkoba
Baca juga: Bupati Tegal Beri Penghargaan Top 28 Wirausaha Pemuda, Tandatangani MoU dengan Kemenkumham
Baca juga: Video Detik-Detik Terduga Pelaku Penculikan Pegawai Karaoke Ancam Keluarga Korban Pakai Video
“Tidak hanya itu, ia berharap tata kelola keuangan harus sesuai regulasi dan administrasi negara yaitu transparan dan akuntabilitas,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Bupati-Batang-Wihaji-saat-melantik-pengurus-Komite-Olahraga-Nasional-Indonesia-KONI.jpg)