Breaking News:

Berita Batang

Pencurian Sepeda di Batang, Pemilik Rugi Belasan Juta Rupiah

Tiga sepeda milik Fausta Dhafin tersebut dengan merek Strattos S2 2019, Polygon Heist 5 Warna hitam, dan Elemet Nicks warna Silver- Orange.

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Pribadi
Sepeda milik Fausta Dhafin yang telah dicuri. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah menjadi korban pencurian sepeda


Tiga sepeda milik Fausta Dhafin tersebut dengan merek Strattos S2 2019, Polygon Heist 5 Warna hitam, dan Elemet Nicks warna Silver- Orange hilang saat terparkir di garasi rumah.


Laki-laki yang akrab disapa Afin itu menjelaskan awalnya yang mengetahui bahwa ketiga sepeda hilang adalah ibunya.

Baca juga: Gagal Lolos 8 Besar Liga 2 AHHA PS Pati Bubar

Baca juga: Garda Oto dari Asuransi Astra Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Baca juga: BIN Daerah Jateng Gelar Vaksinasi Massal di Juwana Pati, Sasar Pelajar Hingga Lansia


Saat itu ibunya berfikir bahwa sepeda tersebut dipakai karena memang rencananya pagi itu akan dipakai Afin bersepeda.


Namun sang ibu melihat Afin masih berada di kamar, sontak membangunkan dan meminta mengecek kembali garasi rumah.


"Kemungkinan besar sepeda itu dicuri,  Minggu (5/12/2021) dini hari, awalnya ibu saya melihat sepeda yang biasa terparkir di garasi rumah sudah tidak ada, tadinya berfikir saya yang pakai, memang rencananya pagi itu mau sepedaan.


Nah ternyata ibu saya lihat saya masih di kamar, dibangunkanlah saya dan bilang kalau sepeda hilang, saya cek ternyata benar ketiga sepeda milik saya, ibu dan ayah tidak ada," terangnya, Senin (6/12/2021).


Lebih lanjut, dikatakannya jejak pencurian pun terlihat karena gembok yang ada pada sepeda telah putus dan pot tanaman yang ada di pagar rumah terlihat bergeser dan berantakan.


"Saya cek itu gembok sepeda sudah putus, kemungkinan sepeda diangkat pencuri dari atas pagar, karena pot di pagar berubah posisi dan berantakan, setelah saya lihat lagi memang ada celah untuk memanjat kemungkinan juga pelakukanya lebih dari satu orang," ujarnya.


Kerugian yang ditafsir atas tiga sepeda yang ia beli bersamaan pada tahun 2020 itu berkisar Rp 14 Jutaan lebih.

Baca juga: Congol Kelurahan Karangjati Kecamatan Bergas Menjadi Pioneer Kampung Tangguh Candi Bersih Narkoba

Baca juga: Bupati Tegal Beri Penghargaan Top 28 Wirausaha Pemuda, Tandatangani MoU dengan Kemenkumham

Baca juga: Dana Desa di Kebumen Naik Tahun 2022, Bupati Dorong Desa Melek Internet dan Penguatan Bumdes


"Saya sudah share kehilangan ini ke grup-grup wa ,sudah lapor polisi juga, dan Alhamdulillah langsung ditindaklanjuti, sudah olah TKP juga, hasilnya memang ada sidik jari pelaku dan ada bekas jejak kaki yang memanjat," terangnya.


Atas kejadian ini, dia berharap pelaku segera tertangkap sehingga tidak ada korban lainnya.


"Saya dapat info kalau kejadian serupa juga terjadi di Kalisalak, hari dan waktunya hampir bersamaan yang ditakutkan itu komplotan, semoga pelaku segera tertangkap," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved